in

Angka Pernikahan Dini Tinggi, Puskesmas Darek Gedor 7 Desa di Praya Barat Daya

Kepala UPTD Puskesmas Darek, H Munawar S.Kep.,Ns

kicknews.today – Kepala UPTD Puskesmas Darek, H Munawar, S.Kep., Ns merasa gerah melihat tingginya angka pernikahan dini di wilayah kerjanya di Kecamatan Praya Barat Daya. Hal itu membuat dia dan jajaranya berupaya melakukan inovasi mengatasi persoalan tersebut dengan mengedepankan koordinasi lintas sektoral.

Melalui PJ UKM Pengembangan Puskesmas Darek, Made Sutarmi AMD.Keb, H Munawar menegaskan mengenai program kerjanya yang bertujuan menekan angka pernikahan dini yang berkorelasi langsung pada ditekannya juga angka kematian ibu dan anak, gizi buruk, stunting dan anak terlantar yang mengakibatkan pada fenomena yatim sosial.

“Kita sudah berkoordinasi dengan kepala desa agar didukung dalam program yang kita namakan Terune Dedare Anti Pernikahan Dini atau yang disingkat TRENDI,” kata Made Sutarmi yang dihubungi, Senin (25/6).

Dalam program ini, para pemuda di tujuh desa di Kecamatan Praya Barat Daya diajak untuk sibuk dalam melakukan hal-hal kreatif seperti menanam tanaman hidroponik, kursus komputer, menjahit dan lain sebagainya agar mereka tidak menganggur yang mengakibatkan pada keinginan untuk menikah di usia dini.

“Kalau mereka cukup sibuk maka diharapkan tidak berfikir untuk cepat menikah. Selain memang mempersiapkan kemampuan mereka menghadapi kehidupan pasca pernikahan,” jelasnya.

Namun demikian, diakuinya hingga saat ini program tersebut belum berjalan optimal karena belum ada dukungan penuh dari pemerintah desa yang selayaknya mengawaki program tersebut.

“Kita hanya sebatas penyuluhan kesehatan, untuk pelatihan dan penyelenggaraan kursus akan dilakukan oleh pemerintah Desa,” kata H Munawar.

Ditegaskan dia, saat ini pihaknya sedang intens berkomunikasi dengan semua pihak terkait untuk merealisasikan secara optimal program yang digagasnya tersebut. (ir)