in

Ali BD Lebaran Sederhana Bersama Keluarga

Calon Gubernur NTB nomor urut 4, H. Moch. Ali Bin Dachlan saat berlebaran bersama keluarga (Foto: Ist)

kicknews.today – Calon Gubernur NTB periode 2019-2023 jalur independen H. Moch. Ali Bin Dachlan, memanfaatkan momen Idul Fitri untuk berkumpul bersama keluarga sebagai wahana silaturrahim dengan kerabat.

Di sebuah ladang miliknya di Kelurahan Suryawangi Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, calon Gubernur NTB yang berpasangan dengan TGH. LM. Wirasakti Amir Murni dengan jargon “Maju bersama Rakyat” ini, merayakan lebaran dengan sangat sederhana bersama anak-cucu dan kerabat.

Pria yang akrab dengan panggilan Ali BD ini mengungkapkan bahwa kesederhanaan merupakan jati diri yang selalu ia tanamkan dan contohkan.

“Potret diri harus ditampilkan dimana kita berada. Rendah hati harus ditanamkan dalam diri, karena itulah arti keikhlasan dan ketulusan,” kata Ali BD.

Kesederhanaan itu selalu ditanamkannya kepada keluarga. Dirinya sangat menentang gaya hidup hedonisme yang identik dengan kemewahan, dan dia ingin membentengi keluarganya dengan rasa kesederhanaan yang ditanamkan dalam hati mereka.

Dijelaskan, sikap rendah hati dan keimanan yang kuat menjadi modal utama dalam menjalankan kehidupan.

“Semua yang datang pada saya adalah karena cinta, dan itu bagian dalam keluarga,” ucapnya sembari menambahkan bahwa dirinya tidak pernah membenci siapa pun, karena baginya semua adalah bagian dari keluarganya.

“Sepi, ramai, itu siklus kehidupan yang harus dilalui dan tidak mengartikan apapun. Misal orang tidak datang, saya mengambil positif, mungkin saja ada yang sibuk,” imbuh Ali BD yang juga akrab disapa Amaq Asrul ini.

Bagi Ali BD, cinta akan mendatangkan empati, dan dengan cinta pula kita bisa merangkul harapan yang dicita-citakan.

“Biarpun ada yang tidak senang pada saya, saya cintai mereka. Semua saya rangkul,” ungkapnya.

Lebih jauh Ali BD mengatakan, walaupundisibukkan dengan berbagai kegiatan, dirinya senantiasa meluangkan waktu untuk berkumpul dengan keluarga.

Momentum lebaran, lanjutnya, sudah menjadi tradisi setiap tahunnya untuk saling memaafkan dan bersilahturahmi.

“Ini adalah tradisi bagus, keluarga berkumpul di hari raya, dan tradisi itu harus dijaga,” ujarnya.

Secara khusus, terkait Pilkada Serentak 27 Juni mendatang, dirinya mengaku terus menghadiri undangan silaturahmi dari masyarakat, termasuk saat momen kemenangan Idul Fitri ini.

Dalam berbagai kesempatan ia berpesan dan mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak termakan janji calon kepala daerah.

“Masyarakat jangan mudah dibodohi, jangan mudah ditipu, apalagi dibeli oleh uang. Masyarakat harus cerdas. Pilihlah pemimpin yang mengutamakan kepentingan masyarakat,” tegas Ali BD pada sebuah kesempatan bertemu masyarakat.

Dalam mencari pemimpin, pesan Ali BD, masyarakat harus melihat pemimpin yang hanya takut kepada Allah SWT dan meneladani Rasulullah SAW.

Pemimpin juga harus berperilaku adil, mengutamakan kepentingan orang banyak. Bukan mementingkan diri sendiri.

“Berkampanye bukan dilakukan dengan hal yang tidak baik, melainkan berkampanye memberikan khasanah politik yang benar. Jangan mengartikan politik itu harus partai politik,”katanya.

“Pemimpin yang baik, bisa mengelola pembangunan dengan baik, bukan mengelola dengan menggunakan utang. Terlebih, utang membuat masyarakat sengsara,” tutupnya. (red)