Mataram Terancam Gagal Pecahkan Rekor MURI Lomba Pukul Beduk di Malam Lebaran

kicknews.today–Kegiatan Lomba Pukul Beduk se-Pulau Lombok di Kota Mataram NTB yang dirangkaikan dengan kegiatan pawai takbiran menyambut 1 Syawal 1439 Hijriah terancam gagal memecahkan Rekor MURI.

“Sampai hari ini, kami baru bisa menyiapkan 65 persen beduk dari target 1.000 beduk untuk memecahkan Rekor MURI,” kata Ketua Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Nusa Tenggara Barat, Nanang Edward di Mataram, Rabu (13/6).

Nanang yang juga menjadi bagian panitia pelaksana kegiatan tersebut mengatakan, 35 persen kekurangan beduk tersebut saat ini sedang diupayakan untuk meminjam dari sejumlah kabupaten/kota lain.

Seperti dari kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat dan dari sejumlah sekolah yang memiliki fasilitas beduk.

“Harapan kami, paling telat besok Kamis (14/6), kekurangannya sudah bisa terpenuhi agar target memecahkan Rekor MURI bisa tercapai,” katanya.

Di sisi lain, untuk memenuhi kekurangan, panitia juga melakukan sharing beduk dari peserta. Artinya, peserta lomba yang memiliki beduk diminta untuk membawanya.

Menurut Nanang, terjadinya kekurangan sarana beduk antara lain dipicu oleh persiapan kegiatan yang sangat mepet. Panitia penyelenggara kegiatan diminta mempersipakan kegiatan akbar tersebut hanya dalam 14 hari.

Sementara, beduk milik remaja masjid digunakan pada hari dan jam yang sama untuk kegiatan pawai takbiran, sehingga beduk sudah dinaikkan ke minitur perlengkapan pawai takbiran.

“Selain itu, beduk milik masyarakat di kampung-kampung juga digunakan untuk syiar takbiran di kampung masing-masing,” katanya.

Nanang mengatakan, seandainya pantia diberikan persiapan minimal sekitar satu bulan, kebutuhan 1.000 beduk bisa dipersiapkan lebih maksimal.

Lomba pemukulan beduk itu direncanakan dilaksanakan di sepanjang Jalan Langko hingga Pejanggik dari depan Islamic Center hingga ke Pajang.

Beduk peserta akan dijejer di bagian kiri dan kanan jalan, satu peserta beranggotan lima orang yang melakukan pemukulan beduk secara bergantian sambil mengumandangkan takbir, tasbih dan tahmid. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat