in

Mahasiswi Cantik Asal Lombok Tengah Ini Diduga Hilang Setelah Dihipnotis

Sukmi Hartiniati (24), mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang hilang

kicknews.today–Hanya lantaran hal sepele dengan ibunya, Sukmi Hartiniati (24), mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, asal Dusun Kandong Desa Lajut Kecamatan Praya Lombok Tengah ini, menghilang sejak akhir Februari 2018 lalu.

Keluarga Sukmi khawatir jika dia dibawa kabur keluar daerah, bahkan ibu korban terus menangis mengetahui anaknya menghilang. Sedangkan Ayah Sukmi yang memiliki riwayat sakit jantung, tidak bisa berkata apa-apa akibat kaget dan sedih mengetahui anak kesayangannya menghilang.

“Iya, dia ini hilang kedua kalinya, dulu ketemu di rumah bibi pacarnya, tapi sekarang gak ada kontak dari Februari itu. Ada yang inbox kasi tahu kalau dia ada di rumah keluarganya, Cuma pas saya cari kemarin orangnya sudah kabur,” cerita Bayu, sepupu Sukmi kepada kicknews.today (9/6) kemarin.

Menurut keterangan Bayu, setelah berselisih paham dengan ibunya, sudah empat bulan hilang tanpa kabar.

“Anak ini biasanya penurut, kalau disuruh beli minyak ke Pertamina nurut aja dia. Hanya karena masalah sepele akhirnya dia pergi gak pulang-pulang,” ujar Bayu

Bayu menambahkan hilangnya Sukmi sudah yang kedua kalinya terjadi, setelah dulu pernah menghilang dibawa sang kekasih.

Sementara itu, Bayu beserta keluarga korban lainnya memberikan keterangan di kantor kepolisian. Pihak keuarga Sukmi membeberkan bahwa indikasi kuat adiknya dibawa oleh seorang pria berinisial DD. Dia mengaku sikap Sukmi setelah berkenalan dengan DD mengalami perubahan drastis.

“Sukmi anak gadis yang patuh dan peduli sama orang tua dan keluarganya, namun ketika kenal sama laki-laki yang namanya berinisial DD seketika itu semua jadi berubah, dia jadi pembangkang, tukang bohong bahkan jarang pulang ke rumah. Pandangannya kosong dan menjadi sangat labil seperti kena hipnotis,” jelas Bayu menambahkan.

DD oleh tetangganya dikenal sebagai laki-laki yang memiliki perangai yang kurang baik di lingkungan tempat tinggalnya, dia tinggal berdua bersama ibunya. Informasi terakhir yang didapat oleh keluarga Sukmi bahwa DD dan ibunya sudah tidak tinggal lagi di alamat rumah yang ditinggali sebelumnya di banjar Dasan Agung Mataram lantaran dipindahsewakan ke pihak lain.

Sukmi sudah masuk semester terakhir, namun akibat menghilang dari rumah dan tempat kosannya di Mataram, ia tidak dapat mengikuti wisuda yang digelar tahun ini di kampusnya UIN Mataram.

Keluarga Sukmi berharap jika ada yang mengetahui keberadaan Sukmi, dapat menghubungi keluarganya atau melaporkan ke pihak kepolisian. (ir)