Mau Bayar Zakat Fitrah? Pahami Syarat dan Ketentuannya

Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku’ (QS: Al-Baqarah 2: 43)

kicknews.today–Pengertian zakat menurut bahasa adalah membersihkan diri atau mensucikan diri. Sedangkan pengertian zakat menurut istilah adalah ukuran harta tertentu yang wajib dikeluarkan kepada orang yang membutuhkan atau yang berhak menerima dengan beberapa syarat sesuai dengan syariat Islam.

Dinukil dari berbagai sumber, menjelaskan tentang membayar zakat fitrah atau zakat fitri hukumnya fardhu ain, artinya wajib bagi umat muslim laki-laki maupun perempuan; tua atau muda.

Syarat-syarat wajib membayar zakat fitrah adalah beragama Islam. sedangkan bagi orang yang bukan islam tidak diwajibkan. Membayar zakat fitrah dilaksanakan setelah terbenamnya matahari dari bulan Ramadhan sampai akhir bulan Ramadhan. Riwayat lain menyebutkan, waktu pengeluaran zakat fitrah adalah saat malam hari sampai dengan menjelang pelaksanaan shalat Idul Fitri

Zakat fitrah mensyaratkan harta yang berlebih dengan ketentuan kelebihan harta untuk dirinya sendiri dan untuk keluarganya. Sedangkan bagi yang kekurangan tidak diwajibkan untuk membayar zakat fitrah.

Terdapat beberapa waktu yang diperbolehkan dalam membayar zakat fitrah, baik itu yang wajib, sunat, makruh, dan haram. Wajib yang diperbolehkan, yaitu dari bulan Ramadhan sampai terakhir bulan Ramadhan. Waktu yang wajib adalah pada saat terbenamnya matahari pada penghambisan bulan Ramadhan atau pada saat malam takbiran.

Waktu Sunat dibayarkan sesudah shalat subuh, sebelum pergi shalat Ied. Sedangkan waktu makruh membayar zakat fitrah sesudah shalat Ied, tetapi belum terbenam matahari pada Hari Raya Idul Fitri. Waktu Haram membayar zakat fitrah terjadi setelah terbenam matahari pada Hari Raya Idul Fitri

Harta benda yang digunakan untuk berzakat fitrah adalah makanan pokok menurut tiap-tiap daerah, seperti beras, gandum, kurma untuk setiap orang yang membutuhkan atau fakir miskin. Di Indonesia, ukuran jumlah pembayaran zakat fitrah yang galib dijadikan acuan adalah 3,2 liter atau 2,5 kg beras.

Lantas bagaimana hukumnya bagi orang yang tidak membayar zakat fitrah? Bagi orang yang berkecupan yang tidak membayar zakat fitrah atau zakat fitri, maka akan menerima berbagai akibat, misalnya berdosa karena zakat fitrah wajib dilakukan bagi muslim yang bercukupan, puasa yang dikerjakan kurang sempurna, menjadi orang yang kufur nikmat. Diumpamakan seperti memakan hak orang lain, terbentuk sifat kikir atau bakhil dan rasa egoisme yang tinggi. Selain itu, rezeki juga akan sempit.

Orang yang wajib dibayarkan zakat fitrahnya adalah seluruh anggota keluarga dan orang yang menjadi pertangggunganya.

Bayi yang lahir sebelum waktu magrib tanggal 1 Syawal wajib dizakati. Termasuk wanita yang dinikahi sebelum waktu sholat magrib tanggal 1 Syawal wajib dizakati oleh suaminya. Orang yang berkewajiban mengeluarkan zakat fitrah untuk diri dan keluarganya adalah mereka yang punya kelebihan rezeki di Hari Raya Idul Fitri* (h-ri)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat