in

Lewat Pendidikan Alquran, SDIT Insan Mulia Mengantarkan Anak Menjadi Generasi Emas

Ketua yayasan dan staf guru SDIT Insan Mulia

kicknews.today–Setiap berganti bilangan tahun, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Mulia terus membawa perubahan, di lihat dari saraana gedung, fasilitas belajar-mengajar, maupun jumlah murid yang terus bertambah.

Minggu (10/06) SDIT Insan Mulia yang beralamatkan di Desa Umbe Baru Kecamatan Kediri Lombok Barat NTB, menggelar acara Wisuda Santri dan Santriwati angkatan V yang telah tamat bacaan tahfiz Alquran untuk 1-9 juz.

Acara yang dihelat di halaman SDIT itu bertemakan Bersama Alquran Hantarkan Anak Menjadi Generasi Emas. Acara dibuka oleh Pejabat Bupati Sementara Lobok Barat, Haji Lalu Saswadi, yang dalam sambutannya memberi kebanggaan khusus pada segenap pengurus SDIT Insan Mulia, termasuk pada orang tua wali murid dan masyarakat sekitar terhadap keberadaan lembaga pendidikan usia dini ini.

“Rasa bangga dan sangat bersyukur atas jerih payah usaha yang dilakukan para pengurus yayasan, di mana kemajuan yang dicapainya sekarang ini sangat drastic. Saya juga mengapresiasi orang tua wali serta masyarakat sekitar yang sudah sangat antusias dan mau ikut peduli terhadap segala bentuk kepentingan yayasan demi kemajuan yang dicapainya,” katanya.

Pada tahun ajaran kali ini, jumlah santri dan santriwati yang mengikuti wisuda sebanyak 163 orag. Peserta didik yang diwisuda ini adalah mereka yang sudah hatam tahfiz 1-9 juz.

Kemajuan pembangunan saat ini, Yayasan SDIT Insan Mulia sudah memiliki 2 ruang bermain, 15 ruang belajar serta 4 ruang belajar yang masih dalam tahap proses penyelesaian pembangunan.

Menurut keterangan Ketua Pengurus Yayasan SDIT Insan Mulia, Ustazah Hajjah Nurul Adham S.Th.I, menjelaskan kepada Kicknews pada saat acara minggu (10/06), hampir setiap tahun anak-anak yang tamat kelas enam paling minim menghafal Alquran sebanyak 5 juz.

“Hampir tiap tahun rata-rata anak itu mampu menghafal 1 juz, namun banyak juga yang begitu tamat kelas enam, ada yang sampai bisa menghafal Alquran sampai 9 juz, melampaui dari target yang seharusnya hafalan 5 Juz saja baru bisa dikatakan lulus,” jelasnya.

Selain itu juga Nurul Adha juga menjelaskan SDIT Insan Mula juga mampu mensinergikan antara Alquran dengan keseharian anak. Sinergi itu juga dibarengi dengan peningkatan kualitas terhadap para pendidik yang membimbing peserta didiknya dalam proses belajar-mengajar.

“Kami sangat ingin adanya sinergi yang menjadi pola hidup keseharian anak termasuk orang tua dengan Alquran itu sendiri, dan upaya kami juga untuk memajukan yayasan ini yaitu dengan meningkatkan mutu peserta tenaga didiknya,” ungkapnya. (ir)