PKBI NTB Dorong Lombok Barat Jadi Kabupaten Layak Anak

kicknews.today–Kabupaten Lombok Barat NTB, sejak tahun 2012 dijadikan sebagai Kabupaten Layak Anak dan Pemenuhan Hak Kesehatan Reproduksi Anak.

Program ini dibuktikan dengan komitmen pemerintah daerah membuat inovasi Gerakan Anti Merarik Kodek (Gamak). Hal ini juga telah tertuang dalam Road Map Reformasi Birokrasi Lombok Barat tahun 2015-2019.

Program Gamak melibatkan lintas sektor dan semua unsur OPD agar mendorong pendewasaan usia perkawinan melalui Surat Edaran Bupati Nomor: 843.4/34/BKBPP/ 2016.

Perhatian tentang adanya program Gamak ini sedini mungkin dapat dilakukan sebagai upaya pemenuhan hak kesehatan di sekolah. Seperti yang dilakukan pada tahun 1984 telah diterbitkannya Surat Kesepakatan Bersama (SKB) dari 4 menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri tentang pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai wadah untuk Kesehatan reproduksi, gizi, promosi kesehatan, dan pengobatan sederhana.

Karena itu, Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) NTB menggelar Lokakarya Integrasi UKS sebagai pusat layanan kesehatan di sekolah yang berlangsung di Fave Hotel Mataram selama 2 hari pada 8-9 Juni 2018.

Langkah yang dilakukan PKBI ini merupakan gerakan membangun dan memperkuat komitmen bersama guna mendorong terwujudnya Lombok Barat sebagai Kabupaten Layak Anak. Tujuannya untuk meningkatkan dukungan pemenuhan hak kesehatan reproduksi di sekolah dan memperkuat sinergi sekolah dan Puskesmas serta pihak kesehatan lainnya.

Selaku Ketua PKBI NTB yang sekaligus Direktur Rumah Sakit Daerah NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., saat membuka acara kegiatan menjelaskan bahwa sebaiknya semua unsur mulai berpikir bagaimana meningkatkan sinergi antara sekolah dengan kesehatan.

“Saya sudah menyampaikan tadi pada peserta bahwa sinergi antara pendidikan dan kesehatan harus terjalin sangat baik. Melalui kesempatan ini muncul rumusan-rumusan yang bisa didapatkan untuk mensinergikan program melalui berbagai kegiatan, sehingga akan tercapai tujuan kita bersama terkait dengan pemenuhan hak kesehatan reproduksi anak. Hal ini juga perlu diperhatikan oleh semua jajaran, tidak hanya di Lombok Barat saja” jelasnya.

Sedangkan Direktur Eksekutif PKBI NTB, Ahmad Hidayat saat dikonfirmasi Kicknews di lokasi kegiatan mengatakan, pihaknya akan terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan program untuk bisa menjadikan NTB sebagai provinsi layak anak dan juga melakukan upaya penyadaran tehadap masyaarkat tentang hak pelayanan kesehatan anak.

“Kami bukan hanya terfokus pada Lombok Barat saja. NTB juga harus bisa menjadi daerah atau wilayah layak anak, sehingga pemenuhan hak kesehatan reproduksi anak menjadi terjamin, terlebih lagi Gamak ini adalah komitmen bersama masyarakat,” paparnya. (ir)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat