in ,

Motor Bodong dari Surabaya Diangkut Pakai Truk Dibongkar Polres Mataram

Truk yang angkut sepeda motor bodong bodong dari Surabaya saat diperiksa Polres Mataram

kicknews.today – Polres Mataram berhasil membongkar upaya penyelundupan motor bodong dari wilayah Surabaya yang akan di bawa ke Bima, Nusa Tenggara Barat.

Sejumlah delapan unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil curian di wilayah Surabaya diangkut menggunakan truk BC Trans Bernomor Polisi EA 8555 S disembunyikan di sela-sela tumpukan kardus penyedap masakan yang memang diangkut truk tersebut.

Polisi mengendus upaya penyelundupan sepeda motor antar provinsi tersebut dari informasi masyarakat lalu melakukan pengintaian terhadap truk tersebut.

“Truk ini setelah keluar dari Pelabuhan Lembar diintai. Tepat di wilayah Dasan Cermen, pada Sabtu pagi tadi, truk tersebut akhirnya diberhentikan petugas Sat Reskrim Polres Mataram,” kata Kapolres Mataram AKBP Muhammad SIK di Mataram, Sabtu (9/6).

Benar saja, ketika polisi memeriksa truk tersebut ditemukan di atas muatan, ada delapan unit sepeda motor berbagai merek, seperti Yamaha Mio, Honda Revo, Honda Vario dan Honda Beat. Semuanya berpelat nomor polisi L atau dari Surabaya yang rencananya akan dibawa ke Bima.

Dikatakan Kapolres, dari hasil pemeriksaan awal terhadap sopir truk Bima Cepat (BC Trans), Nurdin (38), warga Desa Bara, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, mengakui sebenarnya truk yang dikemudikannya hanya mengangkut penyedap rasa merk Masako sebanyak 19 ribu dus. Tapi karena ada permintaan pengangkutan 8 unit sepeda motor dengan ongkos yang menjanjikan sebesar Rp 400.000 per unit, ia pun menyanggupinya.

“Barang tersebut pada hari Kamis dinaikkan di Cargo Mergo Mulyo Permai K 20 Surabaya. Biayanya untuk tambahan belanja lebaran,” beber Nurdin dengan polisnya kepada penyidik.

Dikatakan Nurdin, ada empat truk yang sudah lolos sebelumnya dengan masing-masing membawa motor bodong dari Surabaya.

Saat ini petugas kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap truk lain yang memuat motor tersebut juga pelaku yang diduga menumpang pada truk terpisah.

Dengan adanya temuan tersebut, Kapolres Mataram menegaskan agar jajarannya lebih mengetatkan pengawasan terhadap truk yang memuat sembako atau apapun terutama saat jelang lebaran seperti saat ini.

“Saya perintahkan petugas harus melakukan pemeriksaan dan pengawasan secara ketat,” tegasnya. (red.)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan