Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Dapat Lailatul Qadar

Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya. (HR. Muslim)

kicknews.today–Banyak di antara kita selalu bertanya-tanya tentang bagaimanakah tanda-tanda seseorang yang memperoleh berkah lailatul qadar? Bisakah secara kasat mata manusia mengetahui jika ada seseorang yang mendapatkan malam yang juga dikenal dengan sebutan 1000 bulan itu?

Terkadang rasa penasaran yang begitu kuat sehingga mendorong keingintahuan yang cukup tinggi dari seorang hamba  muslim untuk bisa menemui lailatul qadar. Paling tidak menemui seseorang yang telah mendapatkan keberkahan dan kemulian malam lailatul qadar itu.

Secara pasti memang tidak ada nash khusus yang menyebutkan tanda-tanda orang yang sangat beruntung mendapatkan keberkahan lailatul qadar. Namun, kaum muslimin ternyata masih bisa mengenali ciri-ciri orang yang telah mendapatkan anugerah keistimewaan; bertemu dengan lailatul qadar. Menurut ustadz Ahmad Zaky ciri-ciri orang yang telah mendapatkannya.

“Orang tersebut selalu ingin dan berusaha menjadi yang terbaik dimata Allah maupun manusia. Kemudian orang tersebut selalu merasa kurang dalam beribadah, padahal seluruh ibadah wajib maupun sunah telah ia kerjakan. Selanjutnya, ia menjadi orang yang tidak sombong kepada atasan maupun bawahannya.Dan yang terakhirdari cirri orang yang dapat lailatul qadar ini adalah segi wajah ia terlihat lebih bersinar dan enak dipandang mata, dan ini hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang dekat dengan Allah,” jelasnya.

Sedangkan ciri-ciri khususnya yang menyebutkan ciri-ciri dari orang yang tengah mendapatkan lailatul qadar yang dinukil dari berbagai artikel Islam tentang lailatul qadar ini menyebutkan, saat bertemu orang tersebut dapat melihat semua dengan terang di kegelapan malam.

Hal ini tidak semua hamba bisa melakukan hal serupa jika bukan yang dipilih-Nya. Kebanyakan manusia tidak akan bisa melihat dengan jelas apalagi terang saat digelapnya malam. Dan atas kuasa-Nya seorang hamba pilihan-Nya pada malam itu seolah tak melihat kegelapan malam, karena semuanya serba terang.

Cirri selanjutnya yaitu orang tersebut seolah dapat melihat seluruh benda dan makhluk di bumi bersujud kepada Allah. Tanpa kita sadari sebenarnya semesta ini bersujud dan bertasbih kepada Allah, namun manusia tak bisa begitu saja bisa melihatnya secara kasat mata. Dan orang yang beruntung mendapatkan anugerah lailatul qadar ini akan bisa melihat semesta alam dan seluruh isi yang ada di dalamnya bersujud pada Allah.

Selanjutnya orang yang beruntung tersebut bisa mendengar suara malaikat dan semua tutur katanya. Rasulullah saat didatangi peristiwa luarbiasa dalam sujud saat mengimami shalat malam dengan para sahabatnya, beliau memang sujud begitu lama, padahal hujan datang mengguyur dengan lebatnya di masjid yang tak beratap sempurna. Seluruh tubuhnya basah, namun sama sekali tak mau beranjak, sampai para sahabat banyak yang menggigil, ternyata beliau didatangi malaikat yang bersesakan turun ke bumi dengan dengungan tasbih tak henti-hentinya.

Kala lailatul qadar datang pada seorang hamba, maka doa-doa yang terpanjat, seberapa banyaknya akan dikabulkan oleh Allah. Orang itu tidak disyaratkan melihat tanda Apa-apa, baik yang berupa fisik, namun bisa merasakan kedamaian, kekhusukan yang luar biasa. Memang perasaan kedamaian yang luarbiasa yang hampir tak pernah dirasakan sebelumnya, adalah hal yang paling sering dijumpai hamba yang mendapatkan lailatul qadar.

Imannya orang yang telah mendapatkan keberkahan malam lailatul qadar bertambah lebih kuat dari biasanya. Karena sudah mengalami peristiwa spiritual yang luar biasa, maka akan tambah kuatlah imannya. Perilaku sehari-hari akan lebih baik tentunya seperti senang sedekah, jauhi ghibah dan hal-hal yang tidak manfaat, lebih mampu mengendalikan diri dan lebih toleran pada oranglain, tak peduli golongan, suku bahkan agamanya.

Tanda orang yang sudah mendapat lailatul qadar adalah adanya perubahan. Ustaz Abdul Somad memberikan contoh orang yang sudah mendapatkan malam lailatul qadar.

“Dulu pelit setelah bulan puasa menjadi dermawan, dulu azan sudah berkumandang dia nyantai saja, tapi saat 5 atau 10 menit setelah azan sudah duduk di masjid. Itulah ciri dapat lailatul qadar,” ungkap Abdul Somad di sebuah siaran video youtobe. (h-ri)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat