in

Disperindag Lombok Barat Berupaya Kendalikan Harga Sembako Jelang Lebaran

Pasar murah yang digelar Disperindag Lombok Barat bekerjasama dengan retail modern

kicknews.today – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Barat menggelar pasar murah, guna mengantisipasi kenaikan harga komoditas kebutuhan pokok menjelang lebaran 2018.

Kepala Disperindag Lombok Barat  Agus Gunawan yang dikonfirmasi kicknews.today, Selasa (05/06), mengatakan, pemerintah senantiasa berupaya mengantisipasi fenomena tahunan yang terjadi dan menekan stabilitas harga. Dimana hal itu telah menjadi program prioritas pihaknya.

“Menjelang bulan atau hari keagamaan seperti bulan Ramadhan ini, setiap orang menyiapkan stok sembako yang lebih banyak, sementara persediaan barang di pasaran tidak bisa mengikuti tren kenaikan permintaan barang masyarakat terhadap sembako tersebut,” jelasnya sembari menambahkan bahwa fenomena tahunan ini terus menjadi perhatian pemerintah khususnya Lombok Barat.

Dia mengaku bahwa pihaknya melakukan berbagai langkah serta kebijakan strategis dalam upaya menstabilkan harga, dan membantu daya beli masyarakat terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Sudah menjadi tugas pemerintah untuk menjaga agar harga pasar produk sembako bisa tetap stabil, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Salah satu upaya kami yaitu mengendalikan kenaikan harga,” ucapnya.

Lebih jauh Agus menuturkan, pemilihan lokasi pasar murah juga sudah menyebar hingga sepuluh kecamatan se-Lombok Barat.

Tidak sampai di situ, lanjutnya, pasar murah ini juga menyasar desa-desa terpencil yang merupakan kawasan daerah terisolir.

“Kami sudah laksanakan giat pasar murah ini hingga ke sepuluh kecamatan dan ditambah desa terpencil yang terisolir,” jelasnya.

Terkait dengan kegiatan pasar murah tersebut, Ibu Ana salah seorang warga Kecamatan Gerung  yang ditemui saat pasar murah mengatakan, dirinya merasa sangat senang dan terbantu dengan digelarnya pasar murah oleh pemerintah.

“Kita merasa cukup terbantu, terutama dengan adanya promo harga barang. Karena di sini lebih praktis murah,” ujarnya.

Dikatakannya, kalau bisa pemerintah lebih sering dengan kegiatan semacam ini, terutama untuk membantu kebutuhan masyarakat yang miskin.

“Pastinya kita berharap pemerintah lebih sering melakukan kegiatan semacam ini, apalagi belanja di tempat seperti sekarang sangat Ok dan murah meriah, terutama buat masyarakat miskin,” tutup ibu Ana. (ir)

Tinggalkan Balasan