in

Angkasa Pura I kembali Gelontorkan Dana Kemitraan untuk UKM Lingkar Bandara

GM Angkasa Pura I foto bersama saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada UKM lingkar bandara

kicknews.today – Puluhan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) lingkar Lombok Internasional Airport (LIA) Praya Lombok Tengah, Selasa (5/6) sekitar pukul 13.00 Wita, diberikan suntikan dana sebagai modal usaha dari Program Kemitraan tahap II PT. Angkasa Pura I LIA tahun 2018.

“Pinjaman modal usaha senilai Rp 805 juta ini diberikan kepada 12 orang mitra binaan. Mereka ini terdiri dari delapan mitra binaan lanjutan, dan empat orang mitra binaan baru,” kata GM Angkasa Pura I LIA, I Gusti Ngurah Ardita saat penyerahan bantuan di Aula Kantor PT Angkasa Pura I Lombok.

Dijelaskan, dengan adanya bantuan dana pinjaman program kemitraan yang diberikan kepada pelaku UKM itu, diharapkan dapat meningkatkan produksi usaha yang dilakukan. Sehingga ekonomi para pelaku usaha itu lebih meningkat, disamping itu juga untuk meningkatkan motivasi mereka dalam berusaha.

“Pinjaman ini adalah salah satu bentuk perhatian Angkasa Pura I, untuk mendorong kemajuan usaha masyarakat khusus di lingkar bandara,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ardita juga menambahkan, pihaknya saat ini kembali menyiapkan UKM Corner di dalam terminal bandara bagi mitra binaan. UKM Corner itu disediakan secara gratis atau tanpa disewa. Sehingga para pengerajin tenun itu bisa berkembang dengan baik.

“Kita juga akan menyiapkan display produk-produk usaha industri dari masyarakat secara gratis,” ungkapnya.

Sementara Sales Departemen Head Angkasa Pura I LIA Erwan Aryanto menambahkan, total dana pinjaman program kemitraan yang telah disalurkan Angkasa Pura I, hingga bulan Mei 2018 ini sebanyak Rp 28,923 miliar.

Lebih jauh dijelaskan, bunga pinjaman yang diberikan kepada pelaku UKM dalam program kemitraan ini hanya dibebankan untuk jasa administrasi pinjaman sebesar tiga persen pertahun.

“Mereka yang diberikan bantuan ini sudah melalui proses verifikasi untuk kelayakan usaha yang dikerjakan,” jelasnya.

Pihaknya juga menekankan kepada para pelaku UKM yang telah diberikan bantun modal usaha itu supaya dikelola dengan baik, sehingga dana yang sudah diberikan dapat digulirkan kembali untuk pelaku UKM lainnya. Karena tanpa itu semua, program kemitraan tersebut ke depan tidak dapat dilaksanakan.

“Pinjaman dana yang dikembalikan itu akan disalurkan lagi kepada pelaku UKM lain yang merupakan mitra binaan. Semoga dana ini bisa dikelola dengan baik,” pungkasnya. (ade)