in

Bukan Tandingan, Forum Jurnalis Pariwisata NTB Terbentuk

Forum Jurnalis Pariwisata NTB

kicknews.today – Mendukung pengembangan pariwisata daerah sebagai prioritas pembangunan, merupakan kesepakatan arah para awak media di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hal ini menjadi alasan utama dibentuknya Forum Jurnalis Pariwisata.

Forum kecil ini terbentuk sebagai wujud kepedulian dari para pewarta, dalam memberikan ide-ide segar kepada Lembaga dan Instansi Pemerintahan Daerah NTB yang terkait. Meski demikian peran para anggota yang terdiri dari himpunan pewarta televisi, cetak dan online ini tetap ideal sebagai kontrol sosial menyampaikan informasi yang positif bagi publik.

Gerakan forum dimulai dengan dibentuknya pengurus inti pada Rabu (30/5) di Cafe Mogen Gomong Mataram.

Forum Jurnalis Pariwisata NTB dinahkodai oleh Suparman didampingi, Kusnandar sebagai Sekretaris dan Hans Bahanan sebagai Bendahara.

Pengurus inti ini akan dituangkan melalui deklarasi serta pembentukan divisi-divisi yang akan membidangi setiap pemberitaan program promosi pariwisata daerah.

Ketua FJP Suparman, dalam kesempatan ini mengingatkan agar terbentuknya forum tidak menjadi cibiran buruk bagi forum yang lain. Forum ini akan menjadi warna baru bagi konsep pemberitaan dan promosi pariwisata daerah. Soliditas forum menurutnya sangat penting, agar pemangku kebijakan pariwisata dapat menyadari keberadaan forum sebagai media pendamping.

“Jangan sampai terbentuknya forum ini menjadi masalah bagi forum lain. Kita akan kemas forum ini menjadi forum yang solid, dan supaya diakui harus memiliki legal formal. Kita akan membentuk akte notaris dan ID khusus dan mungkin juga kostum sebagai identitas atau keabsahan kita sebagai anggota forum,” tuturnya.

Suprman berharap, forum ini dapat bergerak dengan kebersamaan, dimana setiap anggota membuat pola kedekatan dengan para pemangku kebijakan termasuk kelompok sadar wisata untuk memberikan konsep untuk lebih mengaungkan pariwisata daerah.

Terkait dengan adanya forum serupa dengan visi yang sama, Parman menyatakan akan setiap kegiatan dapat melakukan koordinasi dengan Pemda.

“Keberadaan forum ini perlu kita komunikasikan jangan sampai keberadaan kita ini menjadi forum tandingan bagi forum yang lain. InsyaAllah saya akan menyampaikan keberadaan forum kita ini kepada dinas ataupun stakeholder terkait,” tandasnya.

Ragam masukanpun disampaikan dari para anggota. Salah satunya Joni, yang menegaskan agar tujuan inti dari terbentuknya forum ini tetap menjadi pegangan teguh para anggota forum.

Ia mengharapkan peran dan pergerakan forum dapat diperkuat dengan branding posisi yang baik dimata pemerintah daerah. Tentunya dengan konsep yang baik dan membangun, akan membuka mata para pemangku kebijakan.

“Kita lepas persoalan lain agar kita lebih fokus untuk mendukung program promosi pariwisata daerah. Tidak ada tendensi untuk kita menyaingi ataupun tandingan, persoalan bagaimana lobi nanti kita hanya perlu perkuat posisi kita dimata para pelaku pariwisata ataupun lembaga terkait,” harapnya.

Deklarasi Forum Jurnalis Pariwisata rencananya akan digelar pada Rabu pekan depan, dengan menyesuaikan program promosi dari pemda. Deklarasi akan disertakan dengan event – event menarik yang membangun kesadaran masyarakat untuk bersama mendukung pariwisata Nusa Tenggara Barat. (prm)