in

Ditebas Perampok, Tangan Mahasiswa Ini Nyaris Putus

Korban perampokan (Foto: Ist)

kicknews.today–Aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Lombok Tengah menjelang Hari Raya Idul Fitri 2018 ini mulai meresahkan masyarakat. Selasa (29/5) pukul 20.00 wita, seorang mahasiswa bernama Sunardi (20) menjadi korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) saat duduk di depan teras rumahnya.

Tangan warga Desa Montong Ajan Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah yang masih menyandang status sebagai mahasiswa itu nyaris putus akibat ditebas oleh kawanan perampok. Akibat kejadian itu, korban harus terbaring di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, karena mengalami luka yang cukup serius di lengan tangannya.

Informasi yang dihimpun Kicknews, menyebutkan kejadian perampokan itu berawal  sekitar pukul 20.00 wita atau saat orang melaksanakan ibadah sholat Tarawih. saat kejadia, korban sedang bermain ponsel di depan teras rumahnya. Kemudian dari arah yang tak terduga, datang sekawanan pelaku berjumlah tiga orang dengan berpakaian hitam dan memakai cadar. Selain itu pelaku juga membawa senjata tajam dan senjata api rakitan.

Kaget dengan bahaya yang mengancam secara tiba-tiba itu, korban kemudian berusaha melarikan diri, namun satu orang pelaku langsung mengejar korban, dan langsung menebas korban dari belakang sebanyak dua kali tebasan di bagian lengan kiri dan kanan. Sehingga korban mengalami luka yang cukup serius di bagian tangannya.

Sementara itu, dua orang pelaku langsung mengambil ponsel dan laptop milik korban. Pelaku juga langsung masuk ke dalam kamar korban dan mengambil tiga buah ponsel milik anggota keluarga korban yang saat itu ditaruh di dalam rumah. Pelaku kemudian kabur dan membawa hasill rampokannya.

Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P. Girsang yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian perampokan tersebut. Pihaknya saat ini sudah melakukan identifikasi di TKP, dan melakukan pemeriksaan terhadap korban, serta beberapa saksi untuk dimintai keterangan.

“Pelaku masih kita lidik,” ujar AKP Rafles di kantornya, Rabu (29/5).

Dikatakan Rafles, apa yang dilakukan kawanan perampok kepada korban itu cukup sadis, karena tangan korban hampir putus akibat tebasan senjata tajam. Sehingga pihaknya langsung begerak cepat, dan berhasil mengantongi identitas para pelaku perampokan tersebut.

“Pelaku itu berjumlah tiga orang. Namun identitas dua orang pelaku sudah kita kantongi. Saat ini masih kita lakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku,” jelasnya. (ade)