Difasilitasi Polisi, Kisruh Dua Desa di Bima Sepakat Damai

kicknews.today – Setelah sempat bentrok pada Jumat (25/6) malam kemarin, ke dua desa yang ada di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat ahirnya sepakat untuk berdamai.

Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerintah kecamatan dan desa hadir dalam acara mediasi atau islah terkait dengan kasus penganiayaan dan pengerusakan yang terajdi di Desa Sondo dan desa Sanolo.

Dalam pertemuan yang difasilitasi polisi itu, warga meminta korban penganiayaan oleh polisi agar dapat dibiayai oleh pihak kepolisian. Selain itu, terduga penganiyaan dikembalikan dan tidak di proses secara hukum dengan alasan pelaku masih berstatus sebagai pelajar.

Warga juga meminta agar masalah penganiyaan itu bisa diselesaikan secara musyawarah mufakat agar terjalin komunikasi yang baik hingga terciptanya rasa aman dan meminta pihak kepolisian untuk terus melakukan upaya pencegahan.

“Pihak kepolisian Polres Bima khususnya Polsek Bolo dan Subsektor Bolo Timur agar melakukan patroli rutin di tempat-tempat keramaian terutama di dermaga Darusalam, karena berpontensi konflik antara pemuda.” ucap salah satu warga yang ikut dalam mediasi pada Sabtu (26/05).

Menanggapi permintaan warga, Kapolres Bima AKBP. Bagus S Wibowo memberikan jawaban sekaligus himbaun kepada warga.”Terkait dengan masalah ini, segala macam bentuk atau apapun yang menjadi tuntutan kedua desa insyaAllah akan kami penuhi semua.” ungkapnya.

“Namun dengan catatan jangan sampai ada isu-isu atau fitnah di luar kejadian tadi malam , Segala masalah juga tidak akan ada titik temunya apabila tidak ada kerja sama antara masyarakat dengan pihak kepolisian, dalam meneyelesaiakan masalah perlu dilakukan saling tukar pikiran agar maslah tersebut dapat menuai titik temu.”imbuhnya

AKBP Bagus S Wibowo juga mengatakan segala bentuk kerugian baik dari rumah yang rusak, akan di biayai oleh pihak pemerintah Kecamatan Bolo dan Polsek Bolo. Terkait dengan biaya pengobatan korban akan di baiayai oleh pihak polres hingga sembuh total dan untuk terduga penganiyaan akan di upayakan untuk di lepas.” kata Bagus S Wibowo.

Selain tokoh masyarakat, Hadir dalam Islah tersebut Camat Bolo, Mardiana SH, Kepala Desa Sanolo Mahfud Hasan, Kepala Desa Sondosia Jauhari. ST, Kabak Ops Polres Bima Kompol Hariyanto .S, Kapolsek Bolo Akp Muhtar, Kasubsektor Bolo Ipda Nurdin, dan kasat Sabara Iptu Juanda. (awi)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat