Ini Kata Polisi Soal Penemuan Janin Terkubur di Bawah Pohon Manggis

kicknews.today – Penemuan janin yang terkubur di bawah pohon manggis di salah satu kebun di Desa Setiling Kecamatan Batukliang Utara (BKU), Jum’at (18/5), hingga sekarang masih menjadi misteri. Janin berumur dua bulan dalam kandungan itu diperkirakan korban aborsi hasil hubungan gelap.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang mengatakan, pihaknya setelah melakukan evakuasi terhadap janin yang kondisinya sudah membusuk itu, langsung melakukan otopsi di Rumah Sakit Bayangkara Mataram.

Hasilnya, diketahui umur janin itu baru dua bulan (dalam kandungan) dan diaborsi baru kemudian dikuburkan oleh pelaku.

“Kasus ini masih kita dalami untuk mengungkap pelakunya,” ujar AKP Rafles P Girsang, Sabtu (26/5).

Dalam kasus itu, pihaknya sudah memanggil delapan saksi dari warga setempat dan melakukan pengecekan ke semua puskesmas di wilayah tersebut.

Namun hingga sekarang belum ada signal yang mengarah pada pelaku. Selain itu juga tidak ada warga yang mengandung beberapa bulan terakhir di desa setempat.

Pihaknya menduga, bahwa pelaku bukan warga sekitar, namun orang luar yang sengaja membuang atau mengubur janin itu di TKP agar tidak terdeteksi.

“Kita akan terus melakukan penyelidikan guna menangkap pelaku,” jelasnya.

Menurut Rafles, janin yang dikuburkan itu merupakan hasil hubungan gelap, sehingga  mereka melakukan aborsi dan mengubur janinnya di kebun.

Dikatakannya, untuk mengungkap kasus ini membutuhkan bukti yang kuat. Tahun ini banyak kasus serupa yang tidak terungkap karena tidak cukup bukti.

“Kejadian ini menambah jumlah kasus seperti ini di Lombok Tengah,” pungkasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat