Tiga ASN Lombok Utara “Bandel” belum Isi LHKPN

kicknews.today – Meski tenggat waktu pengisian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) sudah berakhir, namun di Kabupaten Lombok Utara hingga kini dari tujuh orang yang telah diberi kartu merah, tiga orang diantaranya masih belum mengindahkan teguran tersebut.

“Iya ini tinggal tiga orang yang belum sama sekali datang ke sini,” ungkap Kepala Inspektorat Lombok Utara Zainal Idrus, Senin (21/5).

Menurutnya, setelah peringatan bupati terhadap tujuh abdi negara beberapa waktu lalu, setidaknya lima orang diantaranya telah menuntaskan pengisian LHKPN via online. Namun khusus tiga orang lainnya belum melakukan kewajiban itu. Karena itu dalam waktu dekat pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait tempat mereka bertugas.

“Kalau kesibukan saya kira tidak, semua orang punya kesibukan. Ini karena kepatuhan saja,” jelasnya.

“Ini terdiri dari eselon III dan IV, selebihnya yang telah pensiun kita memang tidak wajibkan,” imbuhnya.

Persentase secara keseluruhan dari 180 orang ASN lingkup Pemkab Lombok Utara yang telah mengisi LHKPN sekitar 92 persen.

Sementara dari kalangan wakil rakyat di DPRD seluruhnya telah tuntas. Padahal, lanjut dia, pengisian LHKPN sendiri dirasa baik bagi negara dan juga personal. Sebab ketika seseorang akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah, pun demikian dengan anggota legislative, data LHKPN akan menjadi salah satu syarat yang harus dilaporkan.

“Misalnya mau nyalon jadi gubernur atau wakil, maka wajib memberikan laporan itu. Karena seluruh harta dan asetnya harus diketahui publik,” jelasnya.

Zainal tak menampik, sanksi akan diberikan umpamanya ketiga orang tersebut belum juga mau mengisi formulir di kantor yang ia pimpin.

Menurutnya, merujuk aturan pun kewajiban sudah jelas tercantum dalam Peraturan Pemerintah nomor 53 tentang Disiplin PNS, dimana sanksi bisa berupa teguran dan yang paling fatal adalah pemberhentian secara tidak hormat.

“Nanti kita akan konsultasikan lagi dengan kepala daerah. Tetapi saya yakin dalam waktu dekat yang bersangkutan segara datang kemari,” pungkasnya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat