Nekat Jualan Siang Hari, Warung Makan di Lombok Utara Ditegur Pol PP

kicknews.today – Sejumlah warung makan di Lombok Utara kedapatan buka saat siang hari dan melayani para pembeli pada bulan Ramadhan ini. Tak ayal, Sabtu (19/5), puluhan anggota Satpol PP langsung bertindak dengan memberikan peringatan keras hingga menyita barang.

“Sudah ditertibkan kemarin dan pagi ini, (personil) juga melakukan monitoring ke beberapa tempat,” ungkap Kasat Pol PP Lombok Utara Achmad Dharma, Senin (21/5).

Setidaknya terdapat lima warung makan yang menjadi sasaran Satpol PP. Tiga lokasi ditemukan buka di sekitar Pelabuhan Bangsal Kecamatan Pemenang dan sisanya di Kecamatan Tanjung.

Tak hanya menegur, anggota juga menyita barang dagangan pemilik warung. Pasalnya, aturan buka sejatinya sudah ditetapkan berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati belum lama ini.

“Diangkut dagangannya sama diperingati untuk tidak mengulangi lagi. Kami suruh mereka buat surat pernyataan,” tegasnya.

Dijelaskan Achmad, penertiban sendiri tetap intens dilakukan pada pukul 09.30 Wita hingga 10.30 Wita. Merujuk pada Edaran Bupati ada sembilan poin yang tertera dalam surat tersebut. Dimana salah satunya yaitu warung, restoran, rumah makan, dan sebagaianya dilarang buka melayani secara mencolok sebelum pukul 17.00 Wita.

“Artinya sampai sekarang sudah delapan warung yang telah kami beri peringatan. Ini akan berlanjut sebagaimana isi surat Edaran Bupati tersebut,” jelasnya.

Yang perlu diantisipasi, lanjut Dharma, tidak hanya warung makan buka saat siang hari melainkan juga penjual petasan atau mercon, kembang api dan sejenisnya. Pun demikian pula dengan balap liar yang kerap kali terjadi saat bulan Ramadhan.

“Kalau kembang api dan balap liar kami tetap tertibkan saat malam hari. Kemarin sudah ada 12 motor yang disita, dan anak-anak yang tertangkap kita suruh push up,” katanya.

“Ini akan terus berlangsung, nanti di semua wilayah termasuk tiga gili,” pungkasnya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat