in

Tak Dukung Ahyar-Mori, Plt Bupati Lombok Tengah Terancam Dipecat Gerindra

Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Ali Utsman Ahim

kicknews.today – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra NTB, akan melayangkan surat peringatan ke dua (SP2) terhadap Lalu Pathul Bahri yang kini sedang menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lombok Tengah.

Sekretaris DPD Gerindra NTB, Ali Utsman Ahim di Mataram, Jum’at (18/5) menyampaikan, alasan surat peringatan ke dua dilayangkan untuk kadernya Lalu Pathul Bahri itu karena dianggap tidak searah dengan Partai. Dimana, saat ini Gerindra tengah mengusung H Ahyar Abduh – H Mori Hanafi sebagai calon kepala daerah NTB.

Artinya, ketika partai sudah menentukan pilihan, maka semua kader Gerindra harus selaras dan sejalan. Khususnya bagi Lalu Pathul Bahri yang merupakan kader Gerindra dimana dia didukung hajatannya untuk bisa menjadi wakil bupati Lombok Tengah diusung oleh Gerindra.

“Pada saat Gerindra dukung Ahyar-Mori, maka semua kader harus patuh, jika tidak, ada mekanisme yakni teguran lisan dan tertulis,” kata dia.

Ali menegaskan, bagi kader partai Gerindra yang membandel, balelo dan membangkang, dipersilahkan mencari partai lain. Gerindra membuka pintu lebar, jalan keluar bagi kader tidak patuh.

“Silahkan pilih partai lain, kami tidak butuh kader yang tidak patuh ke partai,” tegasnya.

Untuk diketahui lanjutnya, Gerindra itu solid dan selalu mengedepankan sentralisme demokrasi namun tidak lepas dari yang sifatnya komando. Jika komando yang perintahkan maka semua kader wajib mengikuti arahan komando.

“Dalam waktu dekat, SP2 Pathul Bahri kita layangkan,” janji dia.

Menjawab mengenai kenapa khusus untuk Lalu Pathul Bahri tebilang lama diproses, sementara salah satu kader di Lombok Timur, begitu cepat di pecat? Bagi Ali, tidak ada perbedaan semua kader diperlakukan sama dan tidak ada kaitan berbeda arah dukungan.

Alasan di Lotim dipercepat karena demi pergerakan mesin partai. Terlebih pergantian itu memaksimalkan dan menyelaraskan kepentingan partai.

Intinya, pertimbangan SP2 bagi Lalu Pathul Bahri karena banyak bukti yang didapat, seperti rekaman video, percakapan dan kegiatan politik yang tidak selaras dengan Gerindra. Dari bukti tersebut kemudahan diparipurnakan, untuk mengambil keputusan.

“Pokoknya, tidak selaras dengan Partai,” tutupnya (prm)

Tinggalkan Balasan