Launching GISA di Lombok Tengah Diserbu Masyarakat

kicknews.today – Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh, Senin (14/5), secara resmi me-launching Pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Adminstrasi Kependudukan (GISA) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2018.

Kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun Tastura itu diserbu ratusan masyarakat yang akan membuat dokumen kependudukan, pukul 09.00 Wita.

“Melihat antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan lauching GISA yang cukup banyak ini. Saya optimis program nasional yang dicanangkan Pemerintah Pusat ini bisa terwujud,” kata Zudan saat membuka acara.

Dijelaskan, statistik perekaman dan akte kelahiran Provinsi NTB sebelumnya berada di rangking 20 ke bawah. Namun sesuai data nasional, saat ini perekaman dan akte kelahiran NTB itu di rangking 17 dari semua provinsi di Indonesia.

“Semoga akhir tahun 2018 ini perekaman dan akte kelahiran di NTB ini bisa masuk 10 besar nasional,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Zudan juga menyampaikan, target nasional perekaman dan akte kelahiran sebanyak 85 persen itu, telah melampui 88 persen. Sehingga, pihaknya berharap perekaman dan akte kelahiran di NTB ini bisa mencapai 90 persen.

Pihaknya berharap semua pihak mendukung dan mensuksekan program Pemerintah Pusat tersebut, karena Program GISA yang dilaksanakan selama tiga hari ini (tanggal 14-16) untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dikatakan, semua persyaratan pembuatan dokumen kependudukan yang dinilai ribet itu sudah dihapus dan masyarakat cukup membawa Kartu Keluarga (KK) sudah bisa melakukan perekaman.

“Perekaman dan akte kelahiran itu tidak bisa diselesaikan 100 persen, karena jumlah penduduk itu terus bertambah,” ujarnya.

“Saya berharap pencetakan KTP itu bisa dipercepat, karena blangko saat ini masih 14 juta yang belum digunakan. Target GISA ini satu kecamatan minimal satu desa bisa terwujud,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Lombok Tengah L. Pathul Bahri menyampaikan apresiasi atas terlaksananya launching Program GISA tingkat Provinsi NTB di Lombok Tengah.

Diungkapkan, kondisi masyarakat Lombok Tengah yang wajib KTP mencapai 750 ribu jiwa lebih. Sedangkan jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman mencapai 650 ribu lebih atau 87,57 persen.

“Sisa masyarakat yang belum melakukan perekaman itu mencapai 93 ribu lebih atau 12,34 persen,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Pathul juga menyampaian bahwa pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya untuk menuntaskan perekaman dan akte kelahiran di Lombok Tengah. Namun yang menjadi kendala adalah peralatan yang rusak.

“Jadwal kegiatan perekaman e-KTP 100 persen itu masih berjalan. Sehingga dengan adanya program GISA ini, target perekaman di Lombok ini bisa tercapai,” pungkasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat