Kelulusan SMA, Angka Pengangguran di Mataram Maningkat Tajam

kicknews.today – Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat angka pengangguran di kota ini meningkat tajam dari sekitar 9.000 menjadi 12 ribu orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram H Saiful Mukmin di Mataram, Jumat (10/5), mengatakan peningkatan itu terjadi karena tingginya angka kelulusan SMA/SMK/sederajat serta perguruan tinggi yang belum mendapatkan lapangan kerja.

“Khusus SMK saja di Mataram terdapat 9 SMK, jika rata-rata meluluskan 100 saja, satu kali angkatan bisa mencapai 900 orang. Sementara, satu angkatan di SMK Mataram bisa mencapai 300 orang,” katanya.

Karenanya, pihaknya memprediksi angka pengangguran di Kota Mataram akan meningkat lagi seiring dengan adanya kelulusan tahun ajaran 2017/2018.

Untuk itu, Disnaker mendorong agar para lulusan SMK yang sudah terdidik menjadi lulusan siap kerja, diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja.

Di sisi lain, pihaknya juga aktif melakukan berbagai pelatihan usaha bagi lulusan SMA/SMK/sederajat dan perguruan tinggi yang belum mendapatkan pekerjaan agar bisa membuka usaha secara mandiri.

“Termasuk pelatihan kerja secara formal di lembaga pelatihan kerja. Alhamdulillah, setelah mereka selesai pelatihan 90 persen mereka diterima bekerja baik di dalam maupun luar daerah,” katanya.

Menyinggung penyebab lain terjadinya peningkatan pengangguran, karena vakumnya investasi di Kota Mataram selama dua tahun terakhir yang disebabkan belum disahkannya Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di kota ini, Saiful enggan menjawab hal itu.

Dalam hal ini, katanya, pihaknya tidak bisa berbicara karena itu merupakan ranah dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lainnya.

“Kami hanya melihat dari sisi ketersediaan lapangan kerja saat ini yang belum mampu menampung lulusan setiap tahun, selebihnya menjadi ranah OPD lain,” ujarnya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat