“Snorkling” di Gili Meno, Bule Prancis Ditemukan Tewas

kicknews.today – Warga Negara Asing (WNA) asal Prancis Jeremy Nouguet (32), Rabu (9/5), ditemukan meninggal dunia di perairan Gili Meno Lombok Utara. Niatnya untuk snorkling justru berujung tragis, lantaran diduga arus kencang menyeretnya.

Kapolsek Pemenang Iptu Hilmi Manossoh Prayugo yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Peristiwa naas yang dialami korban terjadi, Selasa (8/5) sekitar pukul 16.00 Wita. Dimana diketahui korban pergi sendiri berenang di perairan depan Hotel Mahamaya tanpa menggunakan speed boat.

“Dia akan snorkling bersama pacarnya, tapi korban lebih dulu pergi dan tidak kembali. Pacar korban khawatir lalu dilakukan pencarian,” ungkap Kapolsek, Rabu (9/5).

Pencarian bersama warga setempat dan dibantu anggota kepolisian berlangsung cukup lama, hingga pukul 19.00 Wita tanda-tanda keberadaan Jeremy belum juga kelihatan.

Anggota yang berkoordinasi dengan pihak terkait akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pencarian keesokan harinya.

“Waktu itu, karena cuaca sedang gelombang besar dan kencang. Jadi pencarian tidak maksimal,” jelasnya.

Kemudian, Rabu (9/5), pagi tadi sekitar pukul  06.00 Wita, Tim Sar, Polairud, Bhabinkamtibmas Gili Indah dan Masyarakat Gili Meno melanjutkan pencarian. Korban pun ditemukan di perairan Gili Meno tepatnya di depan Meno Wols dalam keadaan telah meninggal dunia.

“Kemungkinan korban terbawa arus. Jasadnya langsung dievakuasi ke darat,” katanya.

Lebih lanjut Iptu Hilmi mengatakan, jenazah korban tiba di Pelabuhan Teluk Nara sekitar pukul 09.20 Wita, kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sekarang sudah dibawa ke Mataram untuk diperiksa,” tandasnya.

Sementara Humas Kantor SAR Mataram I Gusti Lanang Wiswananda menjelaskan, korban ditemukan sekitar 220 meter dari laporan lokasi peristiwa. Dikatakan, setidaknya dibutuhkan waktu hingga tiga jam untuk menemukan jenazah korban. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat