Polres Sumbawa Dominasi Juara Lomba Dakwah Ditlantas Polda NTB

kicknews.today – Puncak kegiatan “Lomba Dakwah” yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda NTB sebagai rangkaian Program Traffic Moeslim Police Indonesia (Trampolin), Selasa (8/5), dimenangkan Iqra Firman Maulana utusan Satuan Lalu Lintas Polres Sumbawa.

Di hadapan para dewan juri dan peserta, orator muda utusan Satlantas Polres Sumbawa Iqra Firman membawakan pidato dengan judul “Keselamatan Berkendara menurut Pandangan Islam”. Dalam pidatonya, Firman mengulas bagaimana Islam melihat kedisiplinan dalam berlalulintas.

“Peraturan lalu lintas jalan raya serupa dengan peraturan lalu lintas kehidupan. Jangan pernah berkata bahwa lampu merah menghambat kelancaran lalu lintas, namun ia justru memuluskannya,” kata Iqra Firman mengutip kata-kata Prof. M. Quraisy Shihab.

Setelah melalui seleksi dan penilaian yang ketat dari dewan juri, akhirnya Iqrha Firman Maulana dinobatkan sebagai juara pertama dan membawa pulang satu unit sepeda motor sebagai hadiah, disusul Aisyah Yasmin Zafira yang juga utusan Satlantas Polres Sumbawa di urutan kedua. Sedang pada posisi juara tiga diraih Ramatulloh Assyihabi.

Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Arman Achdiat, SIK., M.Si. dalam sambutan saat penyerahan hadiah menyampaikan, pihaknya bangga dan memberikan apresiasi kepada para pemenang juga kepada semua peserta.

“Saya sangat bangga kepada pemenang lomba yang telah mampu membuka wawasan dan melakukan pencerahan, tentang bagaimana Islam memandang keselamatan dalam berkendara dan berlalulintas,” ungkap Dir. Lantas Polda NTB.

Kombes Pol Arman mengungkapkan, sebagaimana kewajiban menghindari yang haram maka wajib pula mengindahkan lampu merah.

“Sebagaimana keharusan menaati pemimpin pemerintahan, suka kepadanya atau tidak, maka demikian juga keharusan mengindahkan polisi lalu lintas yang mengatur kelancaran jalan. Karena dengan tidak mengindahkannya, maka akan terjadi chaos, kekacauan, dan kesemrawutan serta kemacetan di jalan raya,” paparnya.

Dia berharap dan berpesan kepada para peserta lebih-lebih kepada para pemenang, agar menjadi pelopor keselamatan dimanapun mereka berada.

“Tebarkan virus kebaikan akan pentingnya taat aturan berkendaraan dan aturan lainnya yang dibuat oleh pemerintah. Itu semua untuk kebaikan kita semua,” ucap inisiator Program Trampolin yang mantan Kasatreskrim Polwiltabes Bandung itu.

Lebih jauh Direktur Lantas Polda NTB menyampaikan bahwa program Trampolin, bertujuan mendekatkan Polri khususnya Polisi Lalu lintas dengan masyarakat, terutama umat Islam yang mayoritas di NTB.

“Bukan berarti kami mengabaikan umat beragama yang lain, kami juga melaksanakan berbagai kegiatan untuk umat beragama yang lain,” tutupnya. (ir)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat