Keluar Penjara Kasus Curanmor, Warga Lombok Tengah Dibekuk jadi Bandar Sabu

kicknews.today – Peredaran narkoba jenis sabu di wilayah hukum Polres Lombok Tengah semakin memprihatinkan. Rabu (9/5) sekitar pukul 07.15 Wita, Satresnarkoba Polres Lombok Tengah kembali berhasil meringkus seorang bandar narkoba di wilayah Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur.

Pelaku inisial T alias AD (35) merupakan residivis kasus curanmor yang baru satu bulan keluar dari penjara, harus kembali meringkuk di balik jeruji besi Polres Lombok Tengah.

“Pelaku sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolres Lombok Tengah AKBP Kholilur Rochman melalui Kasatresnarkoba AKP Muhaemin, Rabu (9/5).

Dijelaskan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan kemudian anggota menangkap pelaku beserta barang bukti narkoba jenis sabu, serta uang yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

“Pelaku ditangkap di rumah tetangganya tanpa perlawanan bersama barang bukti sabu. Dari pengakuan pelaku, barang haram itu didapat dari wilayah Lombok Barat,” jelas AKP Muhaemin.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku diantaranya tiga poket kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu seberat 3 gram, satu buah timbangan digital, tiga bungkus klip plastik kosong, dan uang tunai Rp 23 juta yang diduga hasil penjualan.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat (1) dengan ancaman maksimal 18 tahun penjara dan denda Rp 800 juta. Kasus ini masih kita kembangkan untuk mengungkap jaringan pelaku lainnya,” pungkasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat