Dinas Perhubungan “Warning” Parkir Liar di Lombok Tengah

kicknews.today – Keberadaan sejumlah titik parkir liar atau ilegal di wilayah Lombok Tengah mulai mendapat perhatian. Selasa (8/5) pukul 09.00 Wita, Dinas Perhubungan mulai memberikan peringatan terhadap Juru Parkir (Jukir) maupun tempat parkir liar di wilayah Lombok Tengah yang memanfaatkan bahu jalan.

“Hari ini kita memberikan teguran yang terakhir kalinya, karena sudah sering kita ingatkan mereka supaya tidak menjadikan bahu jalan sebagai tempat parkir,” ujar Kabid Angkutan Dishub Lombok Tengah Subeki, Selasa (9/5).

Ditegaskan, apa yang dilakukan itu sebagai bentuk tindaklanjut atas keluhan dari pengguna jalan, yang merasa terganggu dengan keberadaan tempat parkir liar tersebut.

Selain itu, ini juga merupakan salah satu upaya Dinas Perhubungan untuk mencegah kebocoran pPendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir.

“Kalau mereka tidak mengindahkan teguran ini, kami bersama polisi akan mengangkut kendaraannya,” ancam Sebeki.

Menurutnya, keberadaan parkir liar di sepajang bahu jalan khususnya wilayah Perumnas menjadi keluhan pihak Dinas Perhubungan Provinsi NTB, karena jalan ini merupakan jalan provinsi. Disamping itu juga dianggap mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Ada dua titik tempat parkir liar yang ditertibkan, yakni di depan Kantor BRI Kecamatan Kopang dan di wilayah sepanjang jalan Perumnas, Kota Praya,” ujarnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, jumlah titik parkir yang ada di wilayah Lombok Tengah yakni sebanyak 127 lokasi parkir, baik yang di Kota Praya maupun di kecamatan-kecamatan. Sedangkan untuk target PAD dari retribusi parkir tahun 2018 ini adalah Rp 500 juta lebih.

“Target tahun ini lebih banyak bila dibandingkan dengan tahun lalu yakni Rp 300 juta lebih dengan realisasi Rp 102 juta. Semoga capaian tahun 2018 ini bisa lebih tinggi dari target yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat