in

‘Inaq-inaq’ Tenang, Harga Sembako di Lombok Utara Masih Stabil

Penjual Sembako di Lombok Utara

kicknews.today – Bulan suci Ramadan sudah dekat. Biasanya harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Tapi inaq inaq yang punya tanggungjawab di dapur disarankan tidak panik. Karena sampai saat ini harga sembako di KLU masih stabil.

Berdasarkan pendataan Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Diskoperindag UKM), harga masih berada dalam ambang normal. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag UKM Hj. Rosdiana, Jumat (4/5).

“Masih stabil harganya. Kemarin kami turun melakukan pendataan bersama anggota kepolisian juga,” ungkapnya.

Idealnya harga sembako beberapa hari sebelum puasa mengalami kenaikan. Demikian pula saat sebelum Hari Raya Idul Fitri yang dinilai akan mengalami kenaikan cukup signifikan. Tidak hanya pada komoditas sayuran, melainkan juga dengan harga daging maupun beras. Namun faktanya, berdasarkan pendataan kenaikan belum terjadi setidaknya pada tiga pasar besar di Lombok Utara.

“Memang pasti naik apalagi kalau mau lebaran. Ini sudah biasa setiap tahun pasti dialami daerah manapun,” katanya.

Pendataan belakangan merujuk pada Pasar Pemenang, Tanjung, dan Gondang. Tiga pasar ini dijadikan sampel lantaran dianggap menjadi sasaran serbu para konsumen dan pedagang paling banyak di Lombok Utara.

Kenaikan harga memang sedikit terjadi tetapi tidak mempengaruhi komiditi secara keseluruhan. Misalnya, harga beras super perkilo. Di Pasar Pemenang pada minggu ini tercatat Rp 11.000 ribu. Demikian dengan Pasar Tanjung, tetapi perbedaan harga tak begitu mencolok. Di Pasar Gondang yaitu Rp 10.000 ribu per kilogram.

“Ini berubah-ubah kalau naik ataupun turun jumlahnya tidak besar. Makanya masih normal semua harga di pasaran, tetapi minggu depan kami akan pantau lagi,” jelasnya.

“Perbedaan harga ini terjadi karena kebanyakan pedagang kita langsung ambil ke pasar induknya. Jadi tidak pada produsen langsung,” imbuh Rosdiana.

Adapun guna mensiasati kenaikan harga sembako mendatang, dinas akan mengadakan operasi pasar yang diselenggarakan di sejumlah desa se-Lombok Utara. Mulai dari Kecamatan Pemenang, hingga Bayan menurutnya sudah dipetakan mana-mana yang akan dijadikan lokasi sasaran.

Operasi rencananya dihelat pada pertengahan bulan atau minggu kedua tepat setelah berjalannya bulan ramadhan. (iko)

Tinggalkan Balasan