in

9 Titik Rawan Korupsi Dibeberkan KPK Kepada Calon Kepala Daerah NTB

KPK saat memberi pembekalan terhadap Calon Kepala Daerah se NTB

kicknews.today – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengumpulkan semua calon kepala daerah di NTB, baik bupati maupun gubernur untuk diberikan pembekalan supaya tidak melakukan korupsi ketika terpilih nanti.

Direktur Litbang pada KPK RI, Wawan Wardiana menyampaikan, kegiatan tersebut sengaja digelar menuju pilkada yang berintegritas, berkolaborasi dengan KPU Provinsi NTB, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kejaksaan Agung dan Kepolisian.

“Program pilkada berintegritas ini untuk mendorong terbangunnya perilaku antikorupsi dan pencegahan korupsi pasangan calon kepala daerah. Tujuan lain, memberikan pemahaman persoalan pokok penyelenggaraan pemerintahan di daerah, “ungkapnya, di Mataram, Kamis (3/5).

Menurutnya, KPK optimis perilaku korup bisa dicegah dan dihentikan asal ada usaha bersama dengan seluruh elemen. Bahkan menurut dia, ini jadi langkah awal mencegah kasus tindak pidana korupsi yang sudah banyak menjerat kepala daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh 14 pasangan calon kepala daerah diantaranya, empat pasangan dari Cagub – Cawagub, tiga pasangan Kota Bima, tiga pasangan dari Kabupaten Lombok Barat, dan empat pasangan dari Lombok Timur.

Ditegaskannya, pembekalan itu dipandang perlu dilakukan, karena KPK mencatat terdapat 18 gubernur dari 71 walikota/bupati dan wakil terjerat kasus korupsi.

Berdasarkan kasus tersebut, KPK telah memetakan setidaknya 9 titik rawan korupsi di pemerintah daerah.

Adapun sembilan titik tersebut yakni, dalam perencanaan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), penganggaran APBD, pelaksanaan APBD, perizinan, pembahasan dan pengesahan regulasi, pengelolaan PAD, rekrutmen, promosi, mutasi atau rotasi pegawai, pelayanan publik dan proses penegakan hukum. (prm)

Tinggalkan Balasan