Panwaslu Lombok Tengah Buka-bukaan soal Pelanggaran Kampanye oleh ASN

kicknews.today – Panwaslu Kabubaten Lombok Tengah mencatat sekitar 10 pelanggaran yang terjadi sejak dimulainya kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018. Ragam pelanggaran itu didominasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Pemerintahan Lombok Tengah.

“Selama masa kampaye ini ada sekitar 10 dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh para ASN Lombok Tengah,” ujar Ketua Panwaslu Lombok Tengah Abdul Hanan, Rabu (2/5).

Di antara 10 ASN yang diduga melakukan pelanggaran kampanye yakni sekretaris daerah, kepala bagian ekonomi, kepala sekolah, dan asisten III serta beberapa pejabat lainnya, termasuk Video Camat Praya Tengah  yang diterima Panwaslu belum lama ini.

Dalam video itu terekam oknum ASN yang terdindikasi ingin mengumpulkan suara bagi salah satu pasangan calon.

“Kita sudah memanggil semuanya untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Namun dari pelanggaran itu belum ada bukti kuat untuk dipidanakan sesuai aturan,” jelasnya.

Menurut dia, dalam setiap penyelenggaraan pilkada para PNS harus netral, karena telah diatur dalam undang-undang.

Dia mengaku bahwa pihaknya telah mengimbau kepada PNS untuk selalu menjaga netralitas selama pilkada.

“Saya akan tetap mengawasi maksimal terhadap netralitas PNS dalam pelaksanaan pilkada. Jika ada pelanggaran tetap kami tindak lanjuti,” pungkasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat