in

Masyarakat Lombok Tengah Keluhkan ‘Kondom Rasa Durian’ Gratis

Kadis DP3AP2KB Lombok Tengah saat menunjukkan kondom yang kualitasnya kurang baik

kicknews.today – Pemerintah Daerah Lombok Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), terus melakukan sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi dengan memberikan kondom gratis kepada masyarakat. Namun, program kondom gratis itu dikeluhkan oleh masyarakat, karena kondom itu bocor saat digunakan atau kualitasnya kurang baik.

“Kondom yang dikeluhkan oleh masyarakat itu sudah kita tarik kembali, dan pihak BKKBN akan menggantinya dengan produk kondom yang kualitasnya lebih bagus,” ujar Kepala DP3AP2KB Lombok Tengah H. Muliardi Yunus, Selasa (24/4).

Dikatakan, masalah kondom yang dikeluhkan masyarakat itu bukan karena masalah expire, namun produk baru yang dibagikan BKKBN itu kualitas kurang baik. Pihaknya telah memerintahkan kepada semua UPT, untuk menarik kembali kondom yang sudah didistribusikan ke setiap puskesmas tersebut.

“Produk kondom yang ditarik itu adalah kondom rasa Durian, dan kondom merk Artika Natural Male Latek,” ujar Mantan Camat Praya Timur itu.

Muliardi menjelaskan, jumlah kondom yang diduga kualitasnya kurang itu sebanyak 50 kotak, dan semua sudah ditarik kembali.

Pihak BKKN Provinsi NTB berjanji akan memberikan produk kondom yang lebih bagus, sehingga masyarakat dapat menggunakan alat kontrasepsi itu dan merasa aman dan nyaman saat berhubungan intim.

“Semua kondom itu sudah kita tarik kembali,” jelasnya.

Sementara itu, sesuai data yang ada jumlah keseluruhan peserta pemakai kondom aktif, hingga tahun 2018 ini mencapai 3486 orang yang tersebar di 12 kecamatan di Lombok Tengah. Sedangkan untuk target pengguna kondom tahun 2018 di Lombok Tengah sebanyak 2327, dimana peserta pemakai kondom aktif saat ini berjumlah 1.480 orang.

“Pengguna kondom itu didominasi di wilayah Kecamatan Pujut sebanyak 1761 orang,” pungkasnya. (ade)

Tinggalkan Balasan