in

Begini Strategi UIN Mataram Gali Potensi Diri Mahasiswa Bidik Misi

Suasana workshop yang diselenggarakan UIN Mataram untuk menggali potensi mahasiswa Bidik Misi

kicknews.today – Mahasiswa penerima Beasiswa Pendidikan Miskin dan Berprestasi (Bidik Misi) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram diberikan pembekalan pengembangan softskill untuk menggali potensi interpersonal maupun intrapersonal.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk workshop selama dua hari (21-22/4) di Hotel Pratama itu, dijelaskan Dr. Hj. Nurul Yaqin, M.Pd. selaku ketua panitia, untuk mempersiapkan komunikasi mahasiswa yang sebentar lagi akan menghadapi KKP dan PPL.

“Implementasi dari hardskill (prestasi) mahasiswa adalah softskill (karakter), yang akan menjadi bekal berkomunikasi dalam institusi maupun di masyarakat saat KKP dan PPL,” jelas Dr. Nurul Yaqin yang juga Wakil Rektor III UIN Mataram itu.

Sementara Rektor UIN Mataram Prof. Dr. Mutawalli, M.Ag. juga menegaskan, softskill merupakan perwujudan kualitas akademik perspektif moral.

“Hal positif inilah yang perlu diisi dalam pembangunan UIN Mataram. Bisa membanggakan umat dengan menunjukkan kualitas akademik yang bermoral,” ungkap Prof. Mutawalli.

Dikatakan, substansi dari pengembangan softskill adalah bentuk upaya memahami jati diri dan eksistensi diri sebagai personal dan interpersonal.

Dalam workshop itu, pihak UIN Mataram mendatangkan trainer Living Value Education (LVE) of UNESCO, Dr. Muqowim, M.Ag. dan Ziadatul Husnah.

Kedua trainer menyuguhkan kondisi real kependidikan dan kemasyarakatan dengan menghadirkan suasana berbeda, bukan ceremony ataupun teks materi.

Sebanyak 120 mahasiswa yang ikut kegiatan dibagi dalam kelompok-kelompok, untuk membuat miniatur pendidikan dan memvisualisasi mimpi dan harapannya sepuluh tahun mendatang.

Insanul Umami, salah seorang mahasiswa yang ikut terlibat aktif memberikan respon positif terhadap materi dan metode yang diterapkan. Dirinya merasakan adanya perubahan yang relevan dan signifikan dalam menatap masa depan.

“Saya sadar dengan kelebihan yang saya miliki dan menyadari bahwa hidup ini uncomplicated dan penuh kerjasama, tidak seperti hidup yang saya alami kemarin dengan penuh tekanan dan komplik” ungkapnya dan diamini beberapa mahasiswa lain yang juga merasakan perubahan yang sama.

Turut serta memonitor acara, Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Dr. Akhmad Asyari, M.Pd., Kasubag Akademik Drs. Nuruddin, MH. (qro)