Provokator Kericuhan Darek-Pelambik Lombok Tengah Diamankan Polisi

kicknews.today – Satreskrim Polres Lombok Tengah mengamankan satu tersangka yang diduga sebagai provokator, yang mengakibatkan warga Desa Darek dengan Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya nyaris bentrok beberapa waktu lalu.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi dari kedua desa. Pihaknya telah mengamankan satu pelaku inisial HR (38) warga Desa Darek Kecamatan Praya Barat, yang diduga sebagai pengasut (provokator) terjadinya kesalapahaman dua warga desa tersebut.

“Kita sudah mengamankan satu pelaku dalam kasus itu yang diduga sebagai provokator terjadi bentrokan kedua desa tersebut. Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Rafles di kantornya, Sabtu (21/4).

Menurut Refles, pelaku yang diamankan tersebut mempunyai peranan di balik kerusuhan tersebut. Dia yang memprovokasi masyarakat sehingga nyaris bentrok.

Untungnya aparat kepolisian yang mendapatkan informasi bergerak cepat mengamankan kedua belah pihak, sehingga tidak terjadi bentrok.

“Sekarang kondisinya sudah mulai aman. Kasus ini masih kita dalami karena masih ada tersangka lain,” ungkapnya.

Lebih jauh Rafles mengungkapkan, pihaknya juga sudah melakukan mediasi terhadap kedua desa dan hasilnya kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

“Untuk menjaga khamtibmas kedua desa, kita sudah menempatkan anggota di TKP,” jelasnya.

Dia menegaskan, jika ada warga yang melakukan perbuatan melanggar hukum, tentu akan berurusan dengan aparat kepolisian. “Kami akan tindak tegas warga yang melanggar hukum,” tegasnya.

Sementara pelaku yang saat ini mendekam di balik jeruji Polres Lombok Tengah akan dijerat dengan Pasal 170 jo 160 Sub 351 jo 55 dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara.

Untuk diketahui, kejadian tersebut berawal pada hari Sabtu (14/4) sekitar pukul 20.00 Wita bertempat di Jalan Raya Darek-Plambik, terjadi kecelakaan sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Marzuki (20) warga Dusun Lantan Desa Pelambik. Saat itu Marzuki berboncengan dengan teman satu dusunnya yakni Ahmad Sukron Makmun (18).

Tepat di depan Madrasah Manhalul Ma’arif mereka bertabrakan dengan Honda Revo yang memuat galon air, sehingga Marzuki dan temannya terjatuh.

Pada saat korban terjatuh itulah ada masyarakat yang berteriak ‘maling, maling’, sehingga Marzuki dan temannya pun dikejar oleh masyarakat Desa Darek dan sempat dipukuli masyarakat sekitar, serta sempat dirawat di RSUD Praya. Kejadian itulah yang menjadi pemicu warga kedua desa nyaris bentrok. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat