Gelar Harlah Ke-92, PWNU NTB: Warga NU tidak boleh ‘Golput’ dalam Pilkada

kicknews.today – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-92 di Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (19/4), berjalan sukses dan meriah. Kegiatan itu dipusatkan di Lapangan Umum Penujak Kecamatan Praya Barat dan dimeriahkan dengan Pawai Ta’arruf, Bazak Expo serta pembagian santunan kepada 1600 lansia.

Ketua Tanfiziyah PWNU NTB, TGH. Ahmad Taqiuddin Mansyur dalam sambutannya mengatakan, dalam waktu dekat ini tepatnya tanggal 27 Juni 2018, warga NTB akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. Sehingga dirinya atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menyerukan kepada warga NU harus berpartisipasi untuk mensuksekan Pilkada NTB tersebut.

“Warga NU tidak boleh ‘Golput’ dan tidak boleh terpecah karena Pilkada meskipun beda pilihan,” ujar  TGH. Taqiuddin Mansyur.

Dikatakannya, dengan adanya kegiatan Harlah yang dilaksanakan ini bisa membawa dampak bagi kemajuan masyarakat NTB. Karena warga NU itu harus bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat lainnya.

“Melalui kegiatan Harlah NU ini, apa yang diharapkan itu bisa tercapai,” pungkasnya.

Senada dengan Ketua PWNU NTB, Rais Syuriah PC NU Lombok Tengah TGH. Ma’rif Makmun mengatakan bahwa warga NU itu dilarang untuk golput, dan wajib hadir untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tahun 2018 nanti.

“Sesuai kata KPU, jangan pilih dua, pilih tiga, dan pilih empat, karena suaranya itu tidak sah. Pilihlah satu supaya suara kita sah. Ini bukan kampanye dan jangan kita terpecah karena Pilkada,” pungkas TGH. Ma’rif Makmun yang juga pimpinan Ponpes Manhalul Ma’arif Darek Praya Barat Daya itu.

Sementara Pjs. Bupati Lombok Tengah L. Pathul Bahri yang hadir dalam kesempatan Harlah NU ke-92 itu menyampaikan, agar warga NU ikut andil dalam pembangunan perekonomian di Lombok Tengah. Dimana perekonomian Lombok Tengah saat ini semakin maju, lebih-lebih dengan pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort mulai dikerjakan.

“Warga NU harus bisa memanfaatkan peluang usaha atas pembangunan KEK Mandalika Resort tersebut,” tandasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat