Warga Lelong Lombok Tengah Tolak Pembangunan Dam Mujur

kicknews.today – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Pembangunan Dam Mujur DPRD Lombok Tengah, Rabu (18/4), akhirnya turun ke lapangan untuk bertemu masyarakat desa persiapan Lelong Kecamatan Praya Tengah. Namun warga menolak kedatangan anggota Pansus Pembangun Dam Mujur tersebut.

“Hari ini kami sudah turun untuk melakukan dialog bersama masyarakat. Dan hasilnya, di lapangan warga dari enam dusun yang ada di Desa Lelong itu menolak atas pembangunan Dam Mujur tersebut,” ungkap Ketua Pansus Dam Mujur DPRD Lombok Tengah Suhaimi, Rabu (18/4).

Dijelaskan, kedatangan dirinya bersama anggota Pansus lainnya bukan untuk sosialisasi terkait pembangunan Dam, namun untuk mencari alasan mereka menolak pembangunan Dam Mujur tersebut.

“Intinya, warga dari enam dusun di Desa Lelong itu tidak ingin Dam Mujur dibangun. Mereka juga tidak mau berdialog bersama kami,” tegasnya.

Disinggung terkait langkah Pansus dengan adanya penolakan itu, ia mengatakan bahwa Pansus akan terus bekerja sesuai dengan rencana kerja yang telah dibuat untuk mencari solusi. Karena target Pansus, study Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) Dam Mujur ini harus tuntas tahun 2018

Dikatakannya, proyek pembangunan Dam ini merupakan pertarungan antara Pemerintah Daerah Lombok Tengah dengan daerah lain dalam hal mendapatkan proyek nasional.

“Jadi bukan dewan atau pemerintah daerah yang tidak serius memperjuangkan Dam Mujur ini. Namun, karena masyarakat Lelong yang tidak mau Dam Mujur ini dibangun,” cetusnya.

Menurutnya, proses pembangunan Dam Mujur ini tidak mudah. Artinya, kalau LARAP sudah selesai belum tentu Dam Mujur ini dikerjakan, karena harus bersaing dengan daerah lainnya untuk mendapatkan proyek itu.

“Hasil LARAP ini nantinya akan berbentuk dokumen sebagai amunisi untuk mengejar proyek nasional tersebut,” terangnya.

Itulah tujuan kami turun, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, bukan untuk melakukan sosialisasi.

“LARAP ini adalah PR kita, sehingga apapun itu, LARAP pembangunan Dam Mujur itu harus bisa dilakukan. Kalau LARAP tidak bisa, Dam Mujur tidak bisa dibangun,” pungkasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat