in

Ini Penyebab Cuaca Panas dan Gerah Akhir-akhir Ini

Ilustrasi cuaca panas

kicknews.today – Terik matahari terasa sangat menyengat, cuaca gerah dan udara terasa panas menyengat terjadi akhir-akhir ini terutama di dua bulan terakhir. Hal ini terjadi Indonesia sudah memasuki musim kemarau terutama untuk wilayah NTT dan NTB yang tercatat mendahului iklim itu.

Tidak hanya itu, gerakan semu matahari pada bulan Maret dan April di sekitar equator yang terjadi setiap tahun juga menjadi alasan cuaca gerah sehingga terasa sangat panas seperti saat ini seperti disampaikan oleh Forecaster BMKG Wilayah III Denpasar, I Made Sudarma Yadnya, Sabtu (14/4).

Dikatakan dia, kondisi cerah dan sedikit awan juga menyebabkan intensitas energi sinar matahari langsung ke bumi tanpa halangan.

“Panas matahari yang disertai masa udara kering dan masih lemahnya angin bertiup menyebabkan kondisi panas terasa menyengat dan gerah,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Bagian Humas BMKG Indonesia Hary Djatmiko.

Disampaikan, cuaca panas dan terik juga melanda Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara dalam beberapa hari ini.

Namun begitu menurutnya, fenomena cuaca panas dan terik seperti ini merupakan siklus cuaca alamiah yang biasa terjadi.

“Cuaca panas dan terik lebih sering terjadi pada bulan-bulan transisi/pancaroba dan bulan-bulan puncak musim kemarau,” katanya.

Saat itu matahari berada tepat di atas khatulistiwa sehingga pancaran sinar matahari dan radiasi matahari yang masuk cukup optimum. (red.)