in

TNI dan Pemkab Lombok Tengah Bersinergi Sambut Tahun Demokrasi

Suasana komunikasi sosial yang digelar di Makodim 1620/Lombok Tengah

kicknews.today – Komando Distrik Militer (Kodim) 1620/Lombok Tengah bersama Pemerintah Daerah Lombok Tengah, Kamis (12/4), menggelar kegiatan komunikasi sosial (Komsos). Kegiatan yang digelar di Aula Makodim 1620/Lombok Tengah itu dihadiri Kepala Forkopimda, Kepala SKPM, tokoh agama,dan sejumlah masyarakat.

Dandim 1620/Lombok Tengah Letkol Inf Is Abul Rasi dalam sambutannya mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan bersama aparatur pemerintahan ini, untuk meningkatkan sinergitas dan kerjasama antara TNI khususnya TNI-AD dengan pemerintahan daerah, dalam rangka mensukseskan program pemerintah daerah.

“Inti dari kegiatan ini adalah bertukar pikiran terhadap persoalan yang ada di wilayah masing-masing, dalam ikhtiar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini merupakan tahun pemilihan kepala daerah serentak atau dikenal dengan tahun demokrasi, dan TNI-Polri tetap pada jalur dan tugas pokok serta fungsi (tufoksi) sesuai aturan dan tetap menjaga netralitasnya.

Dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 ini, TNI-Polri juga dilibatkan dalam pengamanan saat kampanye dan lain-lain. Namun harus disadari bahwa TNI-Polri memiliki pasukan yang sangat minim.

Karena itu pihaknya berharap kepada masyarakat, untuk ikut andil menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan di wilayah Lombok Tengah.

“Kita dorong masyarakat untuk paham berdemokrasi, dengan menerima siapa yang akan terpilih menjadi gubernur, itu adalah yang terbaik,” ucapnya.

Untuk persoalan keamanan, pihaknya juga tetap melaksanakan patrol dan kedepannya akan bersama-sama dengan Polri dan BKD, untuk terus menjaga keamanan di wilayah Lombok Tengah.

“Kodim dalam pelaksanaan menjaga keamanan, mengimplementasikan dengan acara latihan keluar dan melakukan ‘minggu militer’ di wilayah yang dianggap rawan,” pungkasnya.

Sementara Staf Bidang SDM dan Kemasyarakatan Lombok Tengah Murdi, menyampaikan apreasiasi atas dilaksanakan kegiatan itu, karena acara seperti itu akan melahirkan banyak pemikiran penyelesaian persoalan yang ada di wilayah Lombok Tengah.

“Permasalahan yang ada tidak hanya dipikirkan oleh pemerintah daerah saja, melainkan ada pemikiran dari stikeholder supaya semua persoalan dapat cepat diselesaikan,” ucapnya.

Dikatakannya, agenda sekarang ini sedang musim pilkada serentak, pilkades dan tahun 2019 akan dilaksanakan Pilpres. Kegiatan itu sangat menguras energi semua pihak, dan pastinya ada titik rawan yang perlu diantisipasi bersama TNI-Polri, dan semua masyaraka harus menjaganya.

“Musim Pilkada sekarang ini atensi dari pimpinan kami adalah netralitas” pungkasnya. (ade)