Awas…! Hindari Hal Ini Kalau Ingin Lulus jadi Polisi

kicknews.today – Setiap tahun pada penerimaan Polri di berbagai wilayah Indonesia selalu ramai peminat. Profesi polisi dianggap cukup bergengsi dan menjadi cita – cita favorit di kalangan remaja.

Saat ini Polri sedang melakukan perekrutan. Termasuk untuk di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Berbagai cara akan ditempuh para peserta untuk mewujudkan cita-citanya tersebut. Selain karena persaingan sangat ketat, para orang tua juga biasanya sangat mendukung anak-anaknya dalam menempuh setiap etape tes yang digelar kepolisian di setiap daerah itu.

Namun begitu, mendampingi Kabag Dalpers Ro SDM Polda NTB, Kompol Dwi Sumrahadi R. SH, SIK, MH, Kasubag Diapers, Bag Dalpers Ro SDM Polda NTB, AKP I Made Yogi Purusautama yang juga merupakan Panitia Daerah Penerimaan Polri Tahun 2018 menekankan untuk para peserta agar menghindari beberapa hal ini.

“Joki atau sponsorship saat mendaftar maupun saat menempuh tes penerimaan Polri menjadi pantangan utama bagi semua peserta. Kalau ditemukan dan terbukti, maka peserta itu langsung di diskualifikasi,” ujarnya, Kamis (12/4).

Selain itu, dia juga mengingatkan agar para peserta dan orang tua untuk melaporkan segera jika menerima SMS atau telpon gelap yang mengatasnamakan panitia atau pimpinan Polri kemudian menjanjikan yang bersangkuatan atau keluarganya untuk dapat lulus dalam tes.

“Itu bisa dipastikan adalah penipuan. Silahkan hubungi kami dan laporkan bila menerima SMS, atau telpon gelap seperti itu,” jabarnya.

Dia berpesan, untuk para peserta agar selalu percaya diri dalam menempuh setiap etape tes penerimaan Polri.

“Silahkan belajar dan berlatih. Hasil akan sangat tergantung pada usaha, kemampuan dan doa dari masing-masing peserta,” cetusnya.

Rekrutmen Polri menerapkan prinsip BETAH yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis juga tambahan prinsip Clear & Clean. (red.)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat