Tiga Pengedar Sabu di Lombok Utara Diringkus Polisi, Satu masih Pelajar

kicknews.today – Peredaran sabu di Lombok Utara rupanya semakin marak saja. Kali ini, Kamis, (12/4), tiga pengedar diringkus Satresnarkoba Polres Lombok Utara di tempat yang berbeda.

Kasat Resnarkoba Polres Lotara Iptu Remanto SH mengatakan dari ketiga pelaku yang diringkus, salah seorang di antaranya masih berstatus pelajar.

“Penangkapan pertama pada 22 Maret yaitu LS dan AR di Dusun Tembobor, Pemenang. LS ini masih pelajar walaupun sudah umur 21 tahun. Karena dia pernah rehat dari bangku pendidikan,” ungkapnya.

Kedua warga Dusun Leong Tengah Desa Tegal Maja itu tidak hanya menggunakan barang haram tersebut, tapi juga menerima pesanan dari siapapun yang ingin menikmatinya.

Sesuai keterangan pelaku, manakala ada orderan atau pemesan, maka kedua pelaku langsung bergegas menuju Mataram untuk membeli barang haram tersebut.

“Mereka menerima pesanan juga. Saat kita tangkap, sempat dilakukan penggeledahan barang bukti, sudah dibuang ke belakang dengan cara melepas biasa. Beruntung saat itu ada saksi umum yang melihat pelaku membuang barang bukti tersebut,” jelasnya.

“Setelah kita interogasi, keduanya mengaku mendapat barang dari orang tidak dikenal. Kita menyita satu poket narkoba jenis sabu dan satu sepeda motor,” imbuhnya.

Mengingat status LS yang masih pelajar, aparat kepolisian tetap memberikan kesempatan untuk mengikuti Ujian Nasional (UN) yang tengah berlangsung. Sehingga belum lama ini, saat pelaksanaan UN pihaknya bahkan mengawal LS ke sekolah di Kota Mataram.

“Kita sempat antar ke sekolahnya untuk ujian satu kali. Tapi karena faktor keselamatan dan keamanan, kami berkoordinasi ulang dengan sekolah agar LS menjalankan uUjian Nasional di Polres saja,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk pelaku kedua yang berinisial RA (38) aparat menangkapnya pada 10 April 2018 di simpang empat Bank NTB Cabang Tanjung, sekitar pukul 22.00 Wita.

Dijelaskannya, pelaku ini merupkan target operasi (TO) yang mengedarkan narkoba di wilayah Kecamatan Bayan.

“Dia warga Bayan tetapi pendatang. Kami dapat laporan dari masyarakat yang merasa resah. Setelah kita dalami, pelaku kita lihat melintas di areal Tanjung. Anggota pun langsung mengejar karena pelaku sempat melarikan diri menggunakan sepeda motornya, tetapi berhasil kami tangkap,” paparnya.

Lebih lanjut Remanto menyampaikan, pelaku juga sempat membuang barang bukti yang didalamnya adalah narkoba jenis sabu seberat 2 gram.

Tapi untungnya polisi berhasil menemukannya. selanjutnya aparat juga menggeledah rumah pelaku, tetapi tidak ditemukan barang bukti.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku akan dijerat dengan Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“RA mengaku mendapatkan barang dari Lombok Timur dan kita sudah incar dia sejak lama. Mereka semua dikenakan pasal yang sama, ancaman hukuman empat tahun,” pungkas Remanto. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat