Polemik Status “Islam Sontoloyo Tuhan Tidak Perlu Dibela”, Penulis Ditangkap

kicknews.today – Pengguna media sosial kembali digegerkan dengan status kontroversial dari pemilik akun Rocky Benteng. Dia menulis pada dinding facebooknya “Islam Sontoloyo Tuhan Tidak Perlu Dibela”. Sontak saja statusnya itu viral dengan cepat di kalangan netizen yang berkorelasi dengannya terutama di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Share dan komentar negatif kemudian terus menghujani Rocky Banteng membuat status itu semakin luas beredar.

Status Rocky Banteng membuat geram sebagian masyarakat sempat dan berupaya melakukan pencarian terhadap pemilik akun facebook Rocky Banteng yang dianggap telah menistakan agama tersebut.

Melihat kondisi tersebut, Pihak Kepolisian Polres Dompu tidak mau mengambil resiko. Begitu mengetahui status facebook dari Rocky Banteng yang mengundang potensi kericuhan dari pasukan cybernya, Sat Reskrim Polres Dompu di bawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Daniel Partogi Simangungsong, SIK langsung melakukan penyelidikan terhadap pemilik akun tersebut.

Ketua FUI Kab Dompu, Ustadz Muslamin, S.Pdi pun mengambil langkah antisipasi. Dia melaporkan akun Rocky Banteng ke Polres Dompu atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian (hate speech) dan penistaan terhadap agama.

Pada Kamis (5/4) Sat Reskrim Polres Dompu berhasil mendapatkan identitas pelaku inisial R (25) warga Lingkungan Ginte, Kelurahan Kandai Dua Kecamatan Woja. Setelah mendapat identitas pemilik akun, polisi pun langsung mencarinya guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Sekitar pukul 14.00 Wita bertempat di Terminal Ginte, Kelurahan Kandai Dua Personil Sat Reskrim Polres Dompu berhasil mengamankan pelaku beserta Satu unit Handphone merk Asus warna hitam yang digunakannya menulis status yang kontroversi tersebut

Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, SIK, MIK saat dikonfirmasi mengungkapkan, Pemilik akun Rocky Banteng saat ini telah diamankan di Mako Polres Dompu.

“Kami sudah amankan guna menghindari kejadian yang tidak kita diinginkan” ungkapnya.

Saat diinterogasi R mengakui bahwa ia telah memposting status tersebut menggunakan akun facebook miliknya yang bernama Rocky Banteng. Namun menurutnya, tulisan tersebut adalah judul buku karangan Ir Soekarno yang dan KH Abdurahman Wahid yang telah diterbitkan jauh sebelumnya.

Menanggapi hal itu, budayawan yang juga pemerhati sosial, Paox Iben Mudhaffar  mengatakan hal tersebut seharusnya tidak menjadi polemik, sebab memang status dari Rocky Banteng adalah judul buku yang ditulis Ir Soekarno dan Tuhan Tidak Perlu Dibela juga sama merupakan judul buku dari Gus Dur.

“Saya rasa ini soal pemahaman. Kalau melihat sekilas dan dipikir singkat bisa jadi masalah besar. Padahal kalau mau ditelaah lebih dalam, hal itu bukanlah persoalan,” cetusnya.

Dikatakan dia, hal ini juga menjadi catatan penting bahwa semua pihak harus bisa saling menahan diri di tengah iklim sosial yg kurang kondusif seperti saat ini.

“Apalagi kebanyakan masyarakat kita masih Nir-Literasi,” lanjutnya. (red.)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat