Pelaku Curanmor di Lombok Tengah Nyaris Tewas Dihakimi Warga

kicknews.today – Sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga. Pepatah ini sepertinya tepat menggambarkan nasib apes yang dialami seorang pelaku curanmor inisial BM (25), warga Desa Beleke Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, Sabtu (7/4) pukul 07.30 Wita, yang nyaris tewas dihakimi warga.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian salah seorang pelaku curanmor yang nyaris tewas dihakimi warga.

“Pelaku BM saat ini sudah diamankan di Polres Lombok Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan teman pelaku inisial SM (21), warga Desa Bilelando yang membawa motor curian itu masih kita buru,” ujar AKP Rafles, Sabtu (7/4).

Dikatakan, pelaku yang masih remaja itu dihakimi warga karena tertangkap basah melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), di wilayah Kecamatan Janapria bersama temanya yang berhasil kabur.

Korbannya adalah seorang wanita bernama Husniati (31), warga BTN Desa Puyung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, kejadian itu berawal saat teman pelaku (masih buron) mencuri motor korban yang terparkir di halaman rumah orang tua korban, di wilayah Desa Persiapan Prako Kecamatan Janapria.

Menurut keterangan korban saat itu korban mampir untuk sarapan, dari dalam dapur korban mendengar suara standar sepeda motonya dilipat.

Curiga dengan apa yang didengarnya, korban keluar dan melihat sepeda motor miliknya digeret keluar halaman. Korban pun mengejar pelaku sampai di depan gerbang, namun motor korban berhasil dibawa oleh teman pelaku.

Di saat bersama korban juga melihat pelaku BM sedang berusaha menghidupkan motornya, korbanpun memegang baju pelaku sambil berteriak minta tolong.

Seketika itu warga berhamburan keluar dan berhasil membekuk serta menghakimi pelaku BM hingga babak belur.

Untung saja anggota Polsek Janapria yang mendapatkan informasi berhasil mengamankan pelaku dari amukan warga.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku BM yakni satu unit sepeda motor Yamaha Vega ZR tanpa plat nomor polisi, nomor rangka MH35D9002AJ630465, Nomor mesin 5D9-636536, mata kunci T, dan kunci segitiga.

“Atas perbuatannya pelaku ini dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat