in

Pasar Dasan Agung Dijadikan Pusat Jajanan Tradisional

Pasar Dasan Agung Kota Mataram (Foto: net)

kicknews.today – Dinas Perdagangan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan menjadikan Pasar Dasan Agung di Kecamatan Selaparang sebagai pusat jajaran tradisional. hal itu nantinya menjadi ikon dan ciri khas tersendiri.

“Untuk menjadikan Pasar Dasan Agung sebagai pasar pusat jajanan tradisional, kami telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi NTB untuk pembangunan lapak,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram Lalu Alwan Basri di Mataram, Rabu (4/4).

Ia mengatakan, pembangunan lapak pedagang jajanan kuliner khas tradisional akan dikerjakan Disdag Provinsi NTB, namun desainnya tetap mencerminkan ciri khas Kota Mataram.

Di samping itu, sebelum pembangunan lapak tersebut, Disdag Kota Mataram juga meminta masukan dari para pedagang agar lapak bisa sesuai dengan kebutuhan mereka dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Jumlah pedagang jajanan tradisional yang di Pasar Dasan Agung saat ini tercatat sebanyak sembilan orang. Untuk anggaran sepenuhnya dari provinsi dan nominalnya belum tahu,” katanya.

Beberapa jenis jajanan tradisional yang dimaksudkan antara lain lupis, urap “ambon” (singkong), kedebak, injin, serabi dan lainnya.

Untuk lapak, lanjutnya, pedagang jajanan tradisional ini akan dibangunkan pada bagian depan pasar yang saat ini dimanfaatkan sebagai lahan parkir dan sekarang dalam tahap sosialisasi.

Ia mengatakan, dalam program penataan pasar tradisional ke depan, masing-masing pasar tradisional akan ditata sesuai dengan ciri khas yang dominan di pasar tersebut.

“Dengan demikian, setiap pasar tradisional memiliki ikon tersendiri untuk memudahkan masyarakat sekaligus wisatawan yang ingin berbelanja di pasar tradisional,” katanya.

Apalagi, Pasar Dasan Agung ini berada persis di samping Masjid Hubbul Wathan Islamic Center yang tidak pernah sepi pengunjung baik dalam daerah, luar daerah, bahkan dari luar negeri.

Karenanya, keberadaan Pasar Dasan Agung terus ditata bahkan statusnya segera ditingkatkan menjadi pasar standar nasional Indonesia (PSNI).

“Oleh karena itu, bagian luar di timur Pasar Dasan Agung saat ini juga sedang ditata dengan membuat ‘jogging track’ yang sumber anggarannya dari dana aspirasi anggota dewan,” katanya. (ant)