in

Barang Bukti Kasus Narkoba di Lombok Tengah Dimusnahkan

Pemusnahan barang bukti kasus narkoba di halaman Kantor Kejari Praya

kicknews.today – Kejaksaan Negeri Praya Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (3/4) pukul 10.00 Wita, melakukan pemusnahan barang bukti kasus tindak pidana narkoba dan obat-obatan terlarang yang berhasil disita dari wilayah hukum Polres Lombok Tengah.

Narkotika yang dimusnahkan itu merupakan barang bukti kasus yang terjadi sejak tahun 2015 hingga Maret 2018.

Pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Praya itu, dipimpin langsung Kepala Kejari Praya Feri Mupahir.

“Barang bukti narkoba dan obat-obatan yang dimusnahkan ini, adalah sisa hasil lab yang dijadikan barang bukti dalam persidangan di pengadilan,” ujar Feri Mupahir saat acara pemusnahan barang bukti .

Dijelaskan, kalau dilihat dari jumlah barang bukti ini memang sedikit, namun bagaimanapun juga barang haram narkoba dan obat-obatan ini harus dimusnahkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Barang bukti yang dimusnahkan ini adalah sisa barang bukti di persidangan,” ulangnya.

Lebih lanjut Kepala Kejari mengungkapkan, jumlah barang bukti narkoba dan obat-obatan yang dimusnahkan, diantaranya kasus tahun 2015 sebanyak 19 perkara, dengan jumlah barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 11,50 gram dan ganja sebanyak 7,46 gram.

Kemudian jumlah kasus Tahun 2016 sebanyak 16 perkara, dengan jumlah barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 6,51 gram dan ganja sebanyak 0,47 gram.

Sedangkan kasus yang terjadi tahun 2017 sebanyak 36 perkara dengan jumlah barang bukti narkoba jenis sabu yang dimusnahkan sebanyak 95,24 gram, ganja 8,87 gram, dan ekstasi sebanyak 4,5 butir.

“Jumlah kasus tahun 2018 yakni sebanyak enam perkara dengan jumlah barang bukti narkoba jenis sabu yang dimusnahkan sebanyak 7,69 gram dan ganja sebanyak 37,29 gram. Sedangkan untuk obat-obatan yang dimusnahkan itu yakni tramadol 538 butir, Dextro 1350 butir, Trihexphenidyl 314 butir, dan uang palsu sebanyak 2,7 juta,” pungkasnya.

Hadir dalam pemusnahan barang bukti tersebut, Kapolres Lombok Tengah AKPB Kholilur Rochman, Ketua DPRD Lombok Tengah H. Ahmad Puadi, Kepala Pengadilan Negeri Praya, dan Kasatresnarkoba Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang. (ade)