Di UIN Gowa TGB Bicara soal Kebangkitan Peradaban Islam

kicknews.today – Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr KH Zainul Majdi, MA saat membawakan kuliah umum di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/3), disambut antusias ribuan mahasiswa setempat.

Pria yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TBG) ini memberikan semangat dan motivasi kepada para mahasiswa utamanya yang berasal dari NTB yang menimba ilmu keislaman di kampus UIN Alauddin Makassar.

Kedatangan TGB ke kampus tersebut juga banyak bertemu rekan-rekan lamanya yang sama-sama menimba ilmu dan lulus di Universitas Al Azhar, Mesir.

“Saya merasa datang di rumah saya sendiri, banyak sahabat juga di sini. Rata-rata mahasiwa dari NTB banyak yang belajar di kampus ini.Bahkan Wakil Rektornya perempuan juga berasal dari NTB,”ucap dia.

Tidak hanya itu, Tuan Guru yang diketahui juga sebagai Hafiz Al quran ini menyatakan terkait dengan adanya permintaan beasiswa bagi mahasiswa asal NTB seperti diutarakan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Wakil Rektor III UIN Alauddin Prof Siti Aisyah, dirinya akan berusaha merealisasikan itu, tentu sesuai aturan.

“Sudah dua orang pimpinan meminta beasiswa, kalau ini tentu tidak ada jalan menghindar lagi, tetapi insya Allah kita tindaklanjuti dan kita siapkan, tetapi syaratnya perlu diingat adalah kesungguhan dan kejujuran prioritas akademik,” papar dia.

Tidak hanya itu, dirinya menekankan agar mahasiswa sungguh-sungguh belajar, komitmen untuk menimba ilmu dengan baik serta jujur dalam melakukan segala sesuatunya, sebab apa yang dilakukan secara benar akan dibalas sesuai dengan harapan.

Dalam kuliah umum dengan mengangkat tema ‘Integritas Pemimpin, Prasyarat Utama Kebangkitan Peradaban Islam’, kata dia, sangat tepat membangun karakter mahasiswa yang harus dilandasi dengan integritas sebagai bekal dalam memimpin kelak.

Bahkan beberapa mahasiswa pada kesempatan itu meneriaki Tuan Guru Bajang dengan Tuan Guru Presiden, hal ini terkait adanya wacana dirinya disebut-sebut akan masuk dalam pertarungan Pemilu Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019.

Seorang mahasiswa bernama Nurman, pada kesempetan itu sempat bertanya bagaimana sikap dari Tuan Guru dikabarkan akan maju pada Pemilu Presiden mendatang, kata Zainul menjawab santai pertanyaan tersebut.

“Saya aminkan saja, kelanjutannya tergantung kawan-kawan semua. Semua aspirasi patut disyukuri. Alhamdulillah, mari kita berbuat untuk yang terbaik, yang jelas adalah silaturahmi itu intinya,” ucap dia menanggapi pertanyaan tersebut.

Usai memberikan kuliah umum di kampus setempat, TGB dihadapan wartawan mengemukakan, bahwa kedatangannya ke kapus UIN Alauddin, disambut sangat meriah dari pihak kampus.

“Alhamdulillah, etos akedemik kampus ini luar biasa, bisa menghadirkan ribuan mahasiswa pada hari libur ini. Seperti kata wakil rektor tadi, UIN Alauddin akan menjadi pusat perkembangan akademik keislaman di Indonesia Timur hingga untuk Indonesia,” ujarnya kepada wartawan usai kuliah umum.

Mengenai tema membangun Integritas Pemimpin Prasyarat Utama Kebangkitan Peradaban Islam, tambahnya, adalah bagaimana memastikan komitmen dengan baik, bagaimana membangun kejujuran dan membangun lingkungan sosial yang kondusif, ini tantangan bersama.

Agenda Safari Dakwah Tuan Guru Bajang selain membawa Kuliah umum di Kampus UIN Alauddin Makassar pada Sabtu (24/3), dilajutkan Tabligh Akbar dan Isra Mi’raj di Masjid Raya Makasar. Kemudian Tudang Sipulung dan Silaturrahim bersama Tokoh Sulawesi Selatan di Hotel Arthama jalan Haji Bau Makassar.

Selanjutnya, ditempat yang sama Konsolidasi dan Deklarasi Sahabat dan Relawan TGB Sulsel. Agenda Minggu (25/3) Ceramah Shubuh dan Tabligh Akbar di Masjid Al Markaz Al Islami.

Usai dari Masjid Al-Markaz, rombongan bergerak ke Kabupaten Soppeng, Sulsel dengan menggelar Tabligh Akbar dan Isra Mi’raj di Pesantren Pattojo Kabupaten Soppeng, Tabligh Akbar di Pesantren Assa’diyah Kabupaten Wajo dan malamnya dilanjutkan Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad di Lapangan Merdeka Wajo. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat