in

Dampak Nyepi di Bali, Tiga Gili Ramai Pengunjung

Para wisatawan saat tiba di Gili Trawangan (Foto: Riko)

kicknews.today – Perayaan Hari Raya Nyepi di Bali menjadi berkah tersendiri bagi pariwisata tiga Gili di Lombok Utara. Betapa tidak, disaat mayoritas umat Hindu menghentikan aktivitasnya, secara praktis wisatawan yang berada di sana memilih singgah ke tiga pulau itu untuk sementara waktu. Rupanya imbas ini sudah berjalan lama, setidaknya itulah yang diungkapkan Kabid Promosi dan Pendataan Pariwisata Disbudpar KLU Setiadi, Minggu (18/3).

“Untuk jumlah rillnya (wisatawan yang datang) kami belum tahu, tetapi sudah pasti wisatawan Bali akan ke sana akibat dampak Nyepi,” ungkapnya.

Peningkatan kunjungan menurutnya sudah berjalan sebelum Nyepi. Berdasarkan pemantauan di sana maupun intensitas fasboat yang membawa tamu dari Bali menuju tiga gili. Disbudpar Lombok Utara akan melakukan pendataan keseluruhan dampak Nyepi pasca silent day berlangsung.

“Biasanya kita data sesudahnya termasuk di akhir bulan. Dari situ ketahuan jumlah pastinya,” katanya.

Secara umum disebutkan Setiadi, low season saat ini sudah bergerak berubah menjadi high season. Hal ini terbukti dari tingkat perbandingan pada bulan Januari ke Maret. Di mana terdapat peningkatan hingga 30 persen. Pendataan tersebut mengacu kepada fastboat maupun penyebrangan melalui Pelabuhan Bangsal dan Teluk Nara.

“Sudah bagus naik hingga 30 persen. Kemarin waktu kita sosialisasi di Gili Air di sana kami tanya juga,” sebutnya.

Sementara itu, HRD Hotel Vila Ombak Maroan yang dihubungi mengaku dampak nyepi di Bali dianggap cukup membantu. Terlihat dari okupansi hotel ada peningkatan kendatipun jumlahnya tidak menanjak signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Lumayan membantu kalau nyepi sekarang meningkat 40 persen namun masih lebih baik okupansi nyepi tahun lalu,” jelasnya.

“Dari jumlah itu kebanyakan wisatawan domestik yang mendominasi kamar,” imbuhnya.(iko)