Foto Kepala Daerah Aktif di Alat Peraga Kampanye, ini kata KPU…

kicknews.today – Musim kampanye Pemilihan Kepala Daerah Serentak di Nusa Tenggara Barat beberapa waktu yang lalu telah ditabuh. Alat peraga kampanye (APK) pasangan calon yang ikut kontestasi pun bertebaran dimana-mana. Tak hanya itu, untuk menarik dan meyakinkan pemilih serta meraup suara, gambar atau foto tokoh dan publik pigur bahkan pejabat aktif pun ikut termuat dalam APK.

Disinggung soal adanya paslon yang mencantumkan foto salah satu kepala daerah di alat peraga kampanye (APK), Komisi bidang Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat KPU NTB, Yan Marli, Jumat (16/3), mengatakan tidak boleh dan tidak boleh paslon mencetak APK sendiri.

“Cukup dengan difasilitasi oleh KPU saja,” ujarnya.

Yang jelas, lanjutnya, ketentuannya tidak jauh berbeda antara iklan kampanye dengan APK. Artinya foto yang boleh dimasukan di APK maupun bahan kampanye itu adalah foto pasangan calon, kalau bukan foto pasangan calon boleh foto pihak lain dalam hal ini seperti pengurus partai politik pengusung.

“APK yang difasilitasi KPU tidak ada satupun yang memasukan foto di APK,” cetusnya, seraya menambahkan bahwa terkait APK, KPU telah mengoreksi kontennya.

Artinya, kalau saat ini ada APK yang beredar, itu bukan APK resmi yang difasilitasi KPU dan tentu itu adalah ilegal, karena KPU belum mendistribusikan.

Oleh sebab itu diminta kepada Bawaslu agar menindaknya, karena APK yang boleh beredar itu yang desain dan materinya dibuat oleh pasangan calon dan telah disetujui oleh KPU.

Lebih jauh Yan Marli memaparkan, sanksi bagi paslon yang memasang APK tidak sesuai ketentuan yaitu sanksi  administratif, yakni diberi teguran tertulis dan diminta pada yang bersangkutan dan tim sukses untuk menurunkan secepatnya. Kalau tidak, maka akan diturukan secara paksa. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat