Dana Desa dan ADD Lombok Tengah belum Cair, ini Alasannya…

kicknews.today – Ketua Forum Kepala Desa Lombok Tengah mendesak semua Kepala Desa yang belum menuntaskan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk segera menyelesaikannya. Karena banyaknya desa yang belum menyelesaikan APBDes, berimbas pada tertundanya pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

“Jumlah desa yang belum menyelesaikan APBDes-nya sebanyak 101 desa. Sehingga kalau APBDes ini tidak selesai, maka pencairan dana bagi desa bersangkutan tidak bisa dilakukan,” ujar Ketua FKD Lombok Tengah Sahim, Rabu (14/3).

Untuk itulah, pihaknya berharap kepada semua kades untuk segera menyelesaikan APBDes masing-masing. Sehingga pembangunan bagi masyarakat di desa bisa dilakukan dengan cepat. Mengingat yang dirugikan dengan keterlambatan pencairan ADD itu adalah masyarakat. Pun demikian dengan pencairan Dana Desa (DD).

“Ada 26 desa yang sudah menuntaskan APBDes dan anggarannya sudah cair. Namun terhadap desa yang belum, mereka sedang melakukan penyusunan,” jelasnya.

“Saya berharap dalam bulan ini, APBDes semua desa sudah harus selesai dan diserahkan ke DPMD,” harapnya.

Menurutnya, permasalahan yang terjadi sehingga APBdes sampai saat ini belum tuntas, karena seringnya perubahan regulasi. Di satu sisi terkadang di kecamatan sudah dinyatakan lengkap, namun setelah diajukan ke BPMD malah dicoret atau berubah lagi.

“Regulasi yang sering berubah ini membuat kades capek bolak-balik mengurusnya. Di kecamatan sudah selesai, ketika di kabupaten malah dicoret,” keluhnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah Jalaludin mengatakan, pihaknya berharap kepada semua kades segera menyelesaikan RAPBDes. Pasalnya hingga tri wulan pertama tahun 2018 ini, desa yang menyelesaikan RAPBDes hanya 26 desa.

“Kalau APBDes-nya tidak diselesaikan, ADD dan DD desa itu tidak bisa dicaikan,” ujarnya.

Dijelaskannya, pihaknya sudah sangat maksimal memberikan sosialisasi kepada kades dan staf desa, bagaimana merancang RAPBDes itu. Bahkan juga sudah memberikan format pengisiannya.

“Kami sudah sering memberikan Bimtek dan pembekalan,” pungkasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat