Nyeberang ke Gili Matra Lombok Utara bisa Pakai Kartu

kicknews.today – Wisatawan yang hendak menyebrang ke Gili Matra (Meno, Air, dan Trawangan) saat ini tidak harus melakukan pembayaran tunai, namun sudah dapat menggunakan kartu. Ini merupakan program kerjasama antara Koperasi Karya Bahari (KKB), Pemkab Lombok Utara, dan Bank Mandiri untuk mensukseskan program transaksi non-tunai.

Sebagai tindak lanjut penerapan e-money, Rabu (14/3), KKB membagikan ratusan kartu gratis kepada calon penumpang. Ketua KKB, Sabarudin mengungkapkan langkah ini untuk memperkenalkan pola baru yang masih dianggap asing.

“Kami terus sosialisasikan supaya masyarakat tahu kalau sekarang tidak harus bayar cash. Kartu yang dibagikan ini sudah ada saldonya sebesar Rp 50 ribu,” ungkapnya.

Kurang lebih 100 kartu dibagikan sekitar pukul 09.00 Wita bersama perwakilan Bank Mandiri selaku pihak yang digandeng dalam kerjasama tersebut.

Sasaran utama pembagian menyasar para pedagang yang setiap hari keluar-masuk tiga gili dan membawa barang dagangan. Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan penerapan e-money diberlakukan hingga ke wisatawan.

“Sekarang ini ke pedagang dulu karena jumlah mereka banyak. Untuk wisatawan itu pasti, tetapi karena ini masih baru, maka bertahap, pelan-pelan dulu,” jelasnya.

Menurutnya, banyak sisi positif serta manfaat didapat ketika seluruh penumpang yang akan menuju tiga gili menggunakan kartu ini. Misalnya, menghindari calo tiket, menekan volume cash money, serta mempermudah pelayanan di loket Pelabuhan Bangsal.

Selain itu dari sisi retribusi tiket, uang hasil penjualan tiket yang telah ditetapkan pemkab langsung masuk ke bank dan tidak mengendap di koperasi terlebih dahulu.

“Jika pakai e-money ini lebih bagus, manfaatnya banyak. Apalagi untuk retrisbusi yang Rp 2 ribu itu bisa langsung diterima pemerintah, kan itu maunya Pak Bupati,” katanya.

Menyoal cara mendapatkan kartu e-money ini, Sabarudin menyebut untuk mendapatkan kartu e-money wisatawan bisa datang secara langsung ke koperasi ataupun ke Bank Mandiri.

Dengan modal hanya Rp 25 ribu, maka sudah bisa mengantongi kartu tersebut. Kartu akan berisi saldo sebesar nominal pengisian, tetapi wisatawan bisa menambah saldo mereka sendiri sesuai keinginan.

“Nanti bisa langsung ke sini kalau mau buat, kita akan sarankan ke semua wisatawan. Kapasitas saldo kisaran Rp 20 ribu hingga maksimal Rp 1 juta,” sebutnya.

“Andai saldonya habis bisa langsung diisi ke bank atau di ATM yang memiliki logo e-money dan dari aplikasi HP,” pungkasnya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat