Bupati Lombok Utara Serahkan e-KTP bagi Pelajar di Bayan

kicknews.today – Para pelajar di Pondok Pesantren Nurul Bayan Kecamatan Bayan Lombok Utara secara langsung diberikan e-KTP oleh Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar, Senin (12/3).

H Najmul Akhyar dalam kesempatan itu mengungkapkan, ini merupakan kali pertama pelajar mendapatkan KTP di Lombok Utara. Ini menunjukan kinerja Disdukcapil yang turun ke sekolah-sekolah dan pondok pesantren untuk menjemput perekaman bagi pelajar yang sudah wajib e-KTP.

“Dukcapil harus terus ke sekolah-sekolah dan pondok pesantren untuk mendata para pelajar yang sudah usia wajib KTP,” ungkapnya.

Langkah ini ia nilai sangat positif, karenakartu  identitas sangat perlu bagi anak-anak yang sudah beranjak dewasa, dengan demikian mereka dapat dianggap cakap secara hukum. Terlebih belakangan persentase perekaman e-KTP di kabupaten termuda di NTB ini lumayan bagus.

“Pemerintah akan terus menyasar warga yang belum melakukan perekaman. Karena bagaimanapun semua warga harus mendapat identitas mereka,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dukcapil Lombok Utara Sahabudin menerangkan, jumlah KTP Elektronik yang diserahkan sebanyak 95 keping. 75 keping untuk pelajar SMAN 1 Bayan dan 20 keping untuk pelajar Pondok Pesantren Nurul Bayan. Dimana para pelajar yang mendapat KTP Elektronik tersebut telah melaksanakan perekaman pada minggu lalu.

“Pelajar yang dicetakkan KTP ini sudah masuk usia wajib KTP yaitu 17 tahun ke atas, dengan rata-rata tingkatan kelasnya mulai dari kelas II dan III. Yang kita serahkan baru dua sekolah,” terangnya.

Bagi pelajar yang telah mendapatkan KTP Elektronik, maka nantinya bisa menunjukannya kepada petugas di tempat pemungutan suara (TPS), pada Pilgub NTB tanggal 27 Juni mendatang.

Jumlah pelajar yang belum mendapatkan KTP tentu masih banyak. Sementara jumlah pelajar yang sudah merekam sebanyak 403.

“Ini sudah ngerekam tapi belum kita cetak. Posisi sudah siap cetak,” ungkapnya.

“Berdasarkan data, dari 163.656 wajib pilih, baru 154.041 yang sudah melakukan perekaman, sementara 9.615 belum melakukan perekaman,” imbuhnya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat