in

Ribuan Manusia Berburu “Nyale” di Pantai Seger Kuta Lombok Tengah

Ribuan manusia yang datang berburu "Nyale" di Pantai Seger Lombok Tengah

kicknews.today – Puncak even Festival Pesona “Bau Nyale” yang dihelat, Rabu (7/3) pukul 05.00 Wita, di Pantai Seger Desa Kuta Kacamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah dipadati masyarakat maupun wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara.

Ribuan manusia yang datang menyaksikan tradisi masyarakat suku Sasak turun untuk menangkap cacing laut yang melegenda sebagai jelmaan Putri Mandalika. Mereka membawa alat tangkap berupa sorok (jarring kecil), ember, dan lampu untuk mendapatkan Nyale.

Even nasional Festival Pesona “Bau Nyale” itu terselenggara atas kerjasama Pemerintah Lombok Tengah bersama Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata.

Plt. Bupati Lombok Tengah L Pathul Bahri menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan even Pesona “Bau Nyale” ini.

“Bau Nyale” ini merupakan tradisi masyarakat Sasak yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort Desa Kuta yang harus dilestarikan.

“Dengan adanya Festival Pesona ‘Bau Nyale’ ini, bisa mendorong pembangunan dan kunjungan pariwisata di KEK Mandalika Resort,” ujar Pathul.

Pihaknya berharap sinergitas antara Pemerintah Lombok Tengah, Pemerintah Provinsi NTB, dan Pemerintah Pusat supaya tetap terjalin. Sehingga apa yang dicanangkan untuk pengembangan KEK Mandalika Resort bisa terwujud.

“Bau Nyale ini sudah masuk kalender even nasional. Sehingga mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung di daerah ini,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Provinsi NTB, Rosiady H. Sayuti mengatakan, dengan ditetapkannya Festival Pesona “Bau Nyale” menjadi kalender even pariwisata nasional, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata mendukung kegiatan Festival Persona “Bau nyale” ini.

“Semoga kegiatan ini bisa lebih banyak menarik kunjungan wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lombok Tengah L Putria mengatakan, pelaksanaan Festival “Bau Nyale” tahun 2018 ini berjalan dengan aman dan sukses. Dimana Nyale atau cacing laut jelmaan Putri Mandalika keluar dan bisa ditangkap oleh masyarakat, dan wisatawan yang datang.

Alhamdulillah, Nyale poto (Nyale akhir)  ini banyak yang keluar, dan masyarakat bisa menangkapanya. Penetapan Puncak Festival Pesona ‘Bau Nyale’ ini dilakukan berdasarkan hasil Sangkep Warige dari semua tokoh adat di Lombok Tengah,” pungkasnya. (ade)