in

Ribuan Rumah Penduduk Terendam Banjir di Dompu

Rumah terendam banjir di Dompu

kicknews.today – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat mengirim bantuan logistik untuk korban bencana banjir bandang di Kabupaten Dompu pada Senin (5/3), pukul 16.45 WITA.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD NTB Agung Pramuja, di Mataram, Selasa (6/3), mengatakan bantuan logistik yang sudah dikirim berupa peralatan dapur sebanyak 25 paket, “kids ware” 25 paket, tenda gulung 15 lembar, kesehatan keluarga 20 paket, “family kit” 25 paket dan perlengkapan makan 30 paket.

“Kami juga mengirim paket rekreasional sebanyak 30 paket, perlengkapan sekolah 100 paket, mi instan 150 dus, air mineral 150 dus, dan selimut 100 lembar,” katanya.

Ia mengatakan banjir bandang di Kabupaten Dompu, yang menerjang Kecamatan Dompu dan Woja, disebabkan besarnya curah hujan di bagian utara Kecamatan Dompu dan sekitarnya, sejak pukul 14.40 – 16.20 WITA.

Data yang diterima BPBD NTB, sebanyak 1.020 unit rumah penduduk terendam banjir dengan ketinggian bervariasi, namun ada yang mencapai atap rumah.

Seribuan rumah terdampak banjir tersebut tersebar di Kecamatan Dompu, meliputi Desa Kareke, Kelurahan Potu, dan Kelurahan Karijawa. Sedangkan di Kecamatan Woja, meliputi Kelurahan Simpasai, dan Kandai Dua, dan Desa Wawonduru.

“Sebagian besar rumah yang terendam banjir ada di Kelurahan Potu, sebanyak 500 unit, dan di Kelurahan Kandai sebanyak 300 unit,” kata Agung menyebutkan.

Belum ada laporan korban jiwa dari bencana alam tersebut. Namun banjir bandang tersebut menyebabkan kerugian material untuk Kelurahan Potu sekitar Rp600 juta, sedangkan kerugian material di wilayah lainnya belum dapat diperkirakan.

“Kondisi banjir pada Selasa (6/3) pagi sudah surut, namun masih ada genangan di beberapa tempat yang lokasinya rendah setinggi 30 centimeter,” ujarnya.

BPBD NTB terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Dompu, memonitor dampak dan langkah penanganan bencana banjir.

Selain itu, mengirim tim kaji cepat untuk membantu BPBD Kabupaten Dompu, melakukan inventarissi dampak kerusakan dan kerugian. (ant)