in

Dihadapan Delegasi Korsel, Bupati Najmul Jual Potensi Lombok Utara

Bupati KLU (dua dari kanan) saat memberikan cindramata ke perwakilan delegasi Korsel (foto: Hms KLU)

kicknews.today – Sejumlah delegasi asal Korea Selatan (Korsel) yang terdiri dari beberapa investor datang ke Kabupaten Lombok Utara (KLU). Kedatangan mereka guna menindaklanjuti kunjungan Wakil Bupati KLU Sarifudin belum lama ini. Bertempat di Aula Kantor Bupati, Senin (26/2) mereka mendengarkan pemaparan pemkab perihal progres pembangunan Mega Proyek Global Hub.

Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar mengungkapkan, meskipun Lombok Utara merupakan kabupaten termuda di NTB tetapi potensi yang dimiliki tidak kalah dengan daerah lain. Dalam konteks yang lebih besar, daerah ini tengah merintis Global Hub yang akan menghubungkan KLU dengan dunia luar.

“Global Hub akan menghubungkan Lombok Utara dengan mata dunia dalam konteks perdagangan,” ungkapnya.

Implikasi yang diharapkan dari Global Hub tentu tak lain adalah pertumbuhan ekonomi di daerah. Khusus sekarang ini, Lombok Utara dianggap Najmul sudah memiliki pertmubuhan ekonomi yang cukup sehat. Setiap tahun presentase angkanya naik dikisaran 5,72 persen. Hal ini sekaligus menjadikan Lombok Utara sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Provinsi NTB.

“Untuk terus meningkatkan ekonomi ini kami juga bekerjasama dengan New Zealand kaitan dengan sektor pertanian dan Pemerintah Haikou China untuk perkebunan khususnya komoditi kelapa,” jelasnya.

Merujuk undang-undang otonomi daerah, sejak 2004 setiap Kabupaten/Kota di Indonesia berlomba-lomba membangun dengan mengandeng para investor. Untuk itu, kedatangan delegasi Korsel sedianya mampu ikut membangun Lombok Utara dalam rangka kerjasama mempersiapkan Mega Proyek Global Hub.

“Kami memiliki banyak potensi yang pertama seluruh desa kami berpotensi jadi objek wisata. Selain itu ada tiga gili yang pariwisatanya sudah mendunia, kemudian ada Senaru dan Gunung Rinjani,” bebernya.

“Namun dalam pariwisata ini kami kekurangan fasilitas penunjang untuk pariwisata, misalnya lampu dan sebagainya. Bagaimanapun kita ingin melayani wisatawan tetapi untuk melengkapi fasilitas kita harus kerjasama salah satunya dengan Korea Selatan,” imbuhnya.

Sementara itu, juru bicara perwakilan delegasi Korsel Park Yong Seok mengatakan pihaknya di Korsel ingin segera membangun di Lombok Utara. Hanya saja, secara teknis ada beberapa tahapan yang akan dirumuskan lebih lanjut.

“Kita ada tahap-tahap, poin belum sekarang ini nanti kita akan datang lagi ke Lombok Utara,” ucapnya singkat. (iko)