TGH Ahyar Abduh Resmi Cuti dari Jabatan Wali Kota Mataram

kicknews.today – Wali Kota Mataram nonaktif TGH Ahyar Abduh yang telah ditetapkan sebagai peserta Pilkada Nusa Tenggara Barat 2018 resmi meninggalkan pendopo ke kediaman pribadinya, menyusul cuti kampaye di luar tanggungan negara.

Kepindahan orang nomor satu di Kota Mataram ke kediaman pribadi tersebut diantarkan oleh sekitar 500 pendukung, serta dilepaskan jajaran aparatur sipil negara (ASN) yang telah menanti dari halaman kantor Wali Kota, Kamis (15/2). Suasana pelepasan ini tampak dramatis ditambah hujan yang mengguyur.

TGH Ahyar Abduh sebelumnya telah mengingatkan segenap jajaran ASN lingkup Kota Mataram agar benar-benar memahami aturan dan batasan yang diberlakukan.

“ASN Kota Mataram harus benar-benar memahami aturan dan batasan. Menjaga sikap dan kedisiplinan untuk tidak terlibat baik secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi dalam politik praktis,” kata Ahyar yang masuk masa cuti kampanye hingga 23 Juni 2018.

Peringatan yang sama juga pernah disampaikan oleh Wakil Wali Kota Mataram yang saat ini juga menjabat sebagai Pjs Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

Mohan bahkan juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan Kota Mataram untuk tidak ikut mengantar TGH Ahyar Abduh menuju kediaman pribadi di wilayah Jalan Mulawarman di Lingkungan Gerisak Aman Kelurahan Kekalik Kota Mataram agar tidak mendapat sanksi seperti yang tercantum dalam peraturan.

Menurut Mohan, ranah ASN adalah di urusan birokrasi. “ASN jangan coba-coba ikut campur dalam politik praktis. Biar kami saja yang memang politisi yang mengurus,” ucapnya.

Sementara terkait dengan jabatan barunya sebagai Pjs Wali Kota Mataram, Mohan mengatakan bahwa dirinya akan melaksanakan tugas-tugas rutin dan pelayanan, berkonsolidasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Kota Mataram, dan mengawal akselerasi program-program kerja khususnya yang merupakan program fisik agar berjalan sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan.

Termasuk menggelar mutasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat setelah izin dari Mendagri diterima, untuk mengisi kekosongan jabatan demi efektivitas pelayanan.

“Kami berharap agar Pilkada 2018 pada bulan Juni mendatang dapat dilaksanakan secara kondusif, dengan melibatkan partisipasi publik yang lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Terkait peringatan yang disampaikan wakil wali kota, saat pelepasan wali kota nonaktif, tepat saat TGH Ahyar Abduh melangkah keluar dari pendopo, Sekretaris Daerah Kota Mataram H Effendi Eko Saswito beserta segenap jajarannya hanya dapat melambaikan tangan. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat